Memuat...

Cina, Qatar dan Imarah Islam Melakukan Pembicaraan tentang Afghanistan

Hanin Mazaya
Sabtu, 16 Mei 2026 / 29 Zulkaidah 1447 13:39
Cina, Qatar dan Imarah Islam Melakukan Pembicaraan tentang Afghanistan
(Foto: Tolo News)

DOHA (Arrahmah.id) - Duta Besar Imarah Islam Afghanistan di Doha, dalam pertemuan dengan utusan khusus Cina dan delegasi yang menyertainya, membahas hubungan bilateral, situasi politik Afghanistan, dan kerja sama ekonomi.

Selain hubungan politik antara Kabul dan Beijing, pertemuan tersebut juga mencakup diskusi tentang perluasan kerja sama perdagangan, bantuan kemanusiaan Cina untuk Afghanistan, dan situasi terkini negara tersebut.

Sebagai bagian dari kegiatan diplomatik ini, Kementerian Luar Negeri Qatar mengumumkan bahwa Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar juga bertemu dengan utusan khusus Cina untuk Afghanistan, lansir Tolo News (16/5/2026).

Selama pertemuan, kedua pihak membahas perkembangan terkini di Afghanistan dan cara-cara untuk memperkuat upaya internasional bersama guna memastikan keamanan dan stabilitas di negara tersebut.

Analis politik Najibullah Bahadur mengatakan: “Upaya harus dilakukan untuk membangun keterlibatan positif antara Imarah Islam Afghanistan dan negara-negara di kawasan dan dunia. Yang terpenting, stabilitas regional terkait dengan stabilitas di Afghanistan.”

Para analis politik percaya bahwa kelanjutan konsultasi diplomatik antara Cina, Qatar, dan para pejabat Imarah Islam mencerminkan meningkatnya perhatian regional terhadap masa depan politik dan keamanan Afghanistan.

Mantan diplomat Aziz Maarej mengatakan: “Jelas bahwa Afghanistan telah menjadi fokus perhatian komunitas internasional dan negara-negara regional. Terlepas dari persaingan yang ada, terutama yang melibatkan Rusia, kesempatan ini harus dimanfaatkan secara efektif.”

Cina, sebagai salah satu kekuatan utama di kawasan ini, secara konsisten menekankan stabilitas Afghanistan sebagai hal penting bagi keamanan regional dan pembangunan ekonomi. Sementara itu, Qatar dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi salah satu pusat utama diskusi politik terkait Afghanistan (haninmazaya/arrahmah.id)