Memuat...

DPP Hidayatullah Luncurkan Gerakan Shubuh Bersedekah

Ameera
Senin, 20 Juli 2026 / 6 Safar 1448 16:02
DPP Hidayatullah Luncurkan Gerakan Shubuh Bersedekah
DPP Hidayatullah Luncurkan Gerakan Shubuh Bersedekah

JAKARTA (Arrahmah.id) – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah resmi meluncurkan program jaminan sosial-keagamaan bertajuk Gerakan Shubuh Bersedekah melalui kolaborasi strategis bersama Maybank Syariah.

Mengusung tema "Satu Klik Sedekah Shubuh, Sejuta Manfaat untuk Umat", peluncuran program ini berlangsung di Bangi Kopi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/7/2026).

Gerakan Shubuh Bersedekah dihadirkan sebagai jembatan digital untuk mengoptimalkan potensi filantropi Islam di Indonesia yang dinilai sangat besar.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, program ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan sedekah, khususnya pada waktu subuh, sekaligus memperluas manfaatnya bagi umat.

Ketua Umum DPP Hidayatullah, Ustaz Naspi Arsyad, menjelaskan bahwa gerakan tersebut memiliki landasan teologis dan sosial yang kuat.

Menurutnya, Islam sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak sedekah, terutama pada waktu pagi sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW mengenai doa malaikat bagi orang yang bersedekah.

Selain itu, potensi infak dan sedekah masyarakat Indonesia masih sangat besar, namun belum sepenuhnya termanfaatkan secara optimal dalam aspek distribusi dan pengelolaan. Selama ini, masyarakat umumnya masih menyalurkan sedekah secara langsung kepada masjid atau fakir miskin di lingkungan sekitar.

"Alhamdulillah, lewat digitalisasi yang didukung oleh Maybank Syariah, kebaikan sedekah ini kita maksimalkan dan kita masifkan, terutama di waktu pagi hari. Di saat mungkin orang-orang belum banyak melakukan aktivitas yang membuat mereka lupa untuk bersedekah," ujar Naspi Arsyad.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap keberhasilan program tersebut karena didukung sistem distribusi yang kuat dan transparan.

Menurutnya, laporan keuangan Hidayatullah secara berkala telah diaudit oleh lembaga independen dengan hasil opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sehingga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Dalam implementasinya, Gerakan Shubuh Bersedekah akan dikelola secara teknis oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) sebagai lembaga amil zakat nasional.

Direktur Utama BMH, Supendi, mengatakan bahwa digitalisasi sedekah bertujuan memperluas jangkauan manfaat sekaligus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam berdonasi.

"Kalau dulu kita sedekah ke masjid harus meluangkan waktu datang langsung, sekarang dengan adanya sedekah subuh berbasis aplikasi, setiap saat dan di mana pun kita bisa berdonasi," ujar Supendi.

Ia menambahkan bahwa meskipun dinamakan Gerakan Shubuh Bersedekah, layanan donasi melalui aplikasi tetap dapat diakses selama 24 jam. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat menyalurkan sedekah kapan pun sesuai dengan kebutuhannya.

Sebagai lembaga publik, BMH juga berkomitmen menjaga akuntabilitas melalui pelaporan penggunaan dana secara berkala kepada para donatur.

"Ini menjadi concern kami untuk melaporkan setiap amanah dana umat. Pelaporannya nanti beragam, ada yang berbasis korporasi dan ada juga yang spesifik per program," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Maybank Syariah, Romy Hardiansyah, menjelaskan bahwa pihaknya berperan menyediakan infrastruktur pembayaran digital yang terintegrasi dengan platform komunikasi dan donasi milik Hidayatullah dan BMH.

Salah satu kemudahan yang dihadirkan adalah penggunaan sistem pembayaran melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang dapat dihasilkan secara otomatis melalui aplikasi.

"Melalui aplikasi ini, QRIS bisa langsung di-generate untuk donatur yang bersangkutan. Ini mempermudah dan memangkas biaya administrasi antarbank yang biasanya berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000. Dengan efisiensi ini, nominal dana yang tersalurkan untuk masyarakat yang membutuhkan menjadi jauh lebih maksimal," jelas Romy.

Selain kemudahan bertransaksi tanpa harus mencari kotak amal fisik, kolaborasi ini juga memungkinkan proses pembukaan rekening Maybank Syariah dilakukan secara online melalui aplikasi BMH tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Melalui sinergi antara DPP Hidayatullah, BMH, dan Maybank Syariah, Gerakan Shubuh Bersedekah diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas digitalisasi filantropi Islam di Indonesia sekaligus melahirkan berbagai inovasi program sosial-keagamaan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Apabila diterapkan secara optimal, program ini diharapkan dapat memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran dana sosial-keagamaan melalui pemanfaatan teknologi digital.

(ameera/arrahmah.id)