Memuat...

Drone Dicegat Dekat Mekkah, Anwar Ibrahim: Ancaman terhadap Kota Suci Tak Bisa Diterima

Samir Musa
Rabu, 16 September 2026 / 5 Rabiulakhir 1448 18:18
Drone Dicegat Dekat Mekkah, Anwar Ibrahim: Ancaman terhadap Kota Suci Tak Bisa Diterima
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan keprihatinan atas pencegatan drone di dekat Mekkah dan menegaskan bahwa ancaman terhadap kota suci tersebut tidak dapat diterima. (Istimewa)

KUALA LUMPUR (Arrahmah.id) — Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan keprihatinan mendalam menyusul laporan pencegatan sebuah drone di dekat Mekkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.

Melalui pernyataan yang diunggah pada Rabu (16/9), Anwar menegaskan bahwa setiap upaya yang mengancam keamanan dan kesucian kota paling suci dalam Islam tersebut tidak dapat diterima.

“Saya memandang dengan keprihatinan mendalam laporan bahwa sebuah drone telah dicegat di dekat Mekkah Al-Mukarramah,” kata Anwar.

“Setiap upaya untuk mengancam keselamatan dan kesucian kota paling suci dalam Islam sepenuhnya tidak dapat diterima,” lanjutnya.

Anwar juga menyampaikan penghargaan Malaysia kepada Kerajaan Arab Saudi atas tindakan cepatnya dalam melindungi penduduk dan jamaah di Mekkah.

“Malaysia menyampaikan penghargaan yang mendalam atas tindakan cepat yang diambil Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi penduduk dan jamaah di Mekkah,” ujarnya.

Menurut laporan yang beredar, pertahanan udara Arab Saudi mencegat sebuah drone di selatan Mekkah pada Selasa malam (15/9), sebelum drone tersebut memasuki wilayah udara terlarang di atas kota suci.

Juru bicara Koalisi untuk Mendukung Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengatakan drone tersebut diluncurkan oleh kelompok Houtsi. Menurut keterangannya, insiden tersebut merupakan upaya kedua yang disebut menargetkan Mekkah, setelah peluncuran rudal balistik pada 27 Juli 2017.

Namun, pihak Houtsi membantah tuduhan bahwa mereka menargetkan Mekkah. Mohammed Al Farah, anggota biro politik Houtsi, menyebut tuduhan tersebut sebagai kebohongan dan menolak klaim bahwa kelompoknya menyerang kota suci tersebut.

Anwar Serukan Penghentian Eskalasi

Anwar mengatakan insiden tersebut menunjukkan perlunya langkah segera untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan.

“Insiden ini menegaskan kebutuhan mendesak untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan,” katanya.

Malaysia, lanjut Anwar, menyerukan penghentian segera serangan terhadap lokasi sipil serta tindakan apa pun yang dapat membahayakan situs-situs suci.

“Kami mendesak pihak-pihak terkait untuk menahan diri dan mengupayakan penyelesaian damai melalui dialog tanpa penundaan,” ujarnya.

Pernyataan Anwar tersebut disampaikan setelah Arab Saudi mengambil tindakan untuk mencegat drone yang terdeteksi di sekitar Mekkah. Pemerintah Malaysia menilai perlindungan terhadap penduduk dan jamaah serta penghormatan terhadap kesucian situs-situs Islam harus menjadi perhatian dalam situasi konflik yang sedang berlangsung di kawasan.

(Samirmusa/arrahmah.id)