Memuat...

El Jardinero Suksesor Gembong Narkoba Terbesar Meksiko Berhasil Ditangkap

Zarah Amala
Selasa, 28 April 2026 / 11 Zulkaidah 1447 10:59
El Jardinero Suksesor Gembong Narkoba Terbesar Meksiko Berhasil Ditangkap
Pasukan dikerahkan di sebuah jalan di Meksiko Februari lalu setelah pembunuhan "El Mencho" (Associated Press)

MEXICO CITY (Arrahmah.id) - Otoritas keamanan Meksiko berhasil menangkap Audias Flores, yang dikenal dengan julukan El Jardinero (Si Tukang Kebun), dalam sebuah operasi khusus di negara bagian Nayarit pada Senin (27/4/2026). Penangkapan ini dianggap sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam pemberantasan sindikat narkoba, mengingat posisinya sebagai tangan kanan Nemesio Oseguera alias El Mencho, pemimpin kartel narkoba terbesar di Meksiko yang tewas pada Februari lalu.

Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, mengonfirmasi melalui platform X bahwa penangkapan tersebut didasarkan pada surat perintah penangkapan dan dakwaan dari Amerika Serikat.

AS sebelumnya menawarkan hadiah sebesar USD 5 juta (sekitar Rp78 miliar) bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya. Departemen Keuangan AS mengklasifikasikan El Jardinero sebagai "penyelundup narkoba asing yang berbahaya".

Ia menghadapi dakwaan berat di pengadilan AS, termasuk konspirasi untuk mendistribusikan kokain dan heroin, serta berbagai kejahatan terorganisir lainnya.

Para analis keamanan memandang penangkapan ini memiliki dampak yang lebih besar daripada kematian pemimpin sebelumnya. Carlos Olivo, mantan asisten agen DEA (Badan Anti-Narkotika AS), menyatakan bahwa El Jardinero adalah sosok yang memegang kendali operasional nyata di lapangan.

El Jardinero menguasai wilayah luas di sepanjang pesisir Pasifik Meksiko yang merupakan jalur vital bagi operasional Kartel Jalisco New Generation (CJNG). Ia dipandang secara luas sebagai kandidat terkuat untuk mengambil alih kepemimpinan penuh kartel setelah tewasnya El Mencho dalam operasi keamanan pada 22 Februari 2026.

Penangkapan ini merupakan pukulan telak bagi CJNG yang masih dalam kondisi terguncang pasca-kematian El Mencho. Kematian pemimpin tertinggi mereka sebelumnya memicu serangkaian aksi kekerasan, penutupan jalan secara paksa, serta pembakaran kendaraan dan toko sebagai bentuk pembalasan dari kelompok kartel.

Amerika Serikat sebelumnya menuduh El Mencho menjalankan pemerintahan teror di Meksiko dan bertanggung jawab atas kematian tak terhitung jumlahnya akibat penyelundupan narkoba sintetik, terutama Fentanil. Dengan tertangkapnya El Jardinero, pemerintah Meksiko menyatakan akan segera memulai proses ekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuntutan hukum di sana. (zarahamala/arrahmah.id)