Memuat...

Putin Bertemu Menlu Iran, Rusia Siap Lakukan Segalanya Demi Perdamaian Timur Tengah

Zarah Amala
Selasa, 28 April 2026 / 11 Zulkaidah 1447 10:45
Putin Bertemu Menlu Iran, Rusia Siap Lakukan Segalanya Demi Perdamaian Timur Tengah
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Alexey Danichev/TASS)

ST. PETERSBURG (Arrahmah.id) - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kesiapan Moskow untuk melakukan segala upaya demi mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di St. Petersburg pada Senin (27/4/2026), di tengah eskalasi ketegangan regional yang berkepanjangan.

Dalam pertemuan tersebut, Putin menekankan komitmen Rusia untuk menjaga dan mengembangkan hubungan strategis dengan Iran. Presiden Rusia tersebut menyatakan bahwa langkah Moskow akan selalu diupayakan untuk melayani kepentingan Iran sekaligus stabilitas kawasan secara luas.

Putin memuji ketabahan rakyat Iran yang dianggapnya tengah berjuang dengan berani dan heroik demi kedaulatan mereka, serta menyatakan harapan agar Iran dapat segera melewati masa-masa sulit saat ini.

Putin mengonfirmasi telah menerima pesan khusus dari pemimpin tertinggi Iran dan meminta Araqchi untuk menyampaikan apresiasi serta harapan terbaiknya kepada kepemimpinan di Teheran.

Abbas Araqchi menyebut pertemuan ini sebagai kesempatan krusial untuk meninjau perkembangan perang serta mengoordinasikan langkah diplomatik dengan Rusia. Araqchi diketahui telah melakukan kunjungan ke Pakistan dan Oman sebelumnya sebagai bagian dari upaya mencari solusi diplomatik.

Araqchi menegaskan bahwa Iran akan terus melawan tekanan Amerika Serikat dan berkomitmen mempertahankan kepentingan nasionalnya. Ia menggambarkan hubungan Iran-Rusia sebagai kemitraan strategis di level tertinggi yang akan terus menguat terlepas dari situasi yang ada.

Diskusi mencakup tinjauan mendalam mengenai situasi perang, perkembangan regional, dan eksplorasi jalur kerja sama baru antara kedua negara.

Tawaran Mediasi Rusia

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa Moskow percaya semua pihak harus menghindari kembalinya konfrontasi militer secara penuh. Menurut Kremlin, eskalasi lebih lanjut tidak akan memberikan keuntungan bagi Iran, negara-negara kawasan, maupun ekonomi global.

Peskov menambahkan bahwa Rusia siap menawarkan upaya mediasi untuk membantu menyelesaikan konflik dan mendukung stabilitas regional. Meski Iran tengah berada di bawah tekanan internasional yang besar, Teheran dan Moskow menunjukkan tekad untuk memperdalam kemitraan strategis mereka guna menghadapi dinamika geopolitik yang terus berubah. (zarahamala/arrahmah.id)