Memuat...

Iran Serang Yordania, Pakar Sebut Teheran Hindari Target Militer AS

Zarah Amala
Rabu, 9 September 2026 / 28 Rabiulawal 1448 11:51
Iran Serang Yordania, Pakar Sebut Teheran Hindari Target Militer AS
(Foto: tangkapan video)

AMMAN (Arrahmah.id) - Pakar militer Yordania, Kolonel Nidal Abu Zeid, menilai serangan rudal Iran ke Kota Irbid, Yordania, menunjukkan Teheran mulai menghadapi keterbatasan dalam menentukan sasaran militernya.

Dalam analisisnya kepada Al Jazeera, Abu Zeid mengatakan Irbid tidak memiliki pangkalan militer Amerika Serikat. Karena itu, ia menilai serangan ke wilayah tersebut bertentangan dengan klaim Iran bahwa rudal-rudalnya diarahkan untuk menyerang fasilitas militer AS.

Menurutnya, jika rudal tersebut memang menargetkan pangkalan Amerika, sistem pertahanan kemungkinan akan mencegatnya di wilayah timur Yordania, bukan di utara. Ia membandingkan jarak tersebut dengan posisi kapal induk dan kapal perusak AS yang disebut berada sekitar 120 kilometer dari pantai Iran.

Abu Zeid mengatakan Iran tampaknya berusaha menghindari serangan terhadap kapal perang AS karena konsekuensi militernya dinilai jauh lebih besar. Menurutnya, kapal perang termasuk sasaran bernilai tinggi yang dapat memicu eskalasi lebih besar.

Ia juga menilai Amerika Serikat terus meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan menyerang kapal tanker minyak Iran. Serangan tersebut, katanya, turut menambah tekanan terhadap pemerintah Iran di dalam negeri.

Sebelumnya, koresponden Al Jazeera melaporkan adanya intersepsi rudal dalam jumlah besar di Irbid. Hingga laporan tersebut diterbitkan, militer Yordania belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden itu.

Yordania dalam beberapa hari terakhir menjadi sasaran serangan meski pemerintahnya menegaskan tidak terdapat pangkalan militer AS di wilayahnya. Amman menyebut keberadaan pasukan Amerika merupakan bagian dari kerja sama militer kedua negara.

Di sisi lain, Fox News melaporkan militer AS menyerang sejumlah kapal tanker minyak Iran di dekat Khark dan Jask. Televisi Iran juga melaporkan dua tanker Iran diserang di dekat pantai Jask.

Komando Pusat AS (CENTCOM) kemudian mengatakan telah menghancurkan lima kapal tanker minyak mentah Iran setelah IRGC sebelumnya melancarkan serangan rudal balistik terhadap kapal perang AS. CENTCOM menyatakan kapal perang tersebut berhasil menghindari serangan dan tidak mengalami korban.

Rangkaian serangan tersebut menunjukkan eskalasi Iran-AS semakin meluas, dengan kapal tanker, rudal dan kapal perang menjadi bagian dari konfrontasi di kawasan Teluk dan Selat Hormuz. (zarahamala/arrahmah.id)