Memuat...

Houtsi Kembali Serang Saudi, 73 Orang Terluka

Hanoum
Rabu, 9 September 2026 / 28 Rabiulawal 1448 06:18
Houtsi Kembali Serang Saudi, 73 Orang Terluka
Serangan Houthi terhadap truk-truk yang menurut mereka mengangkut peralatan militer dari Arab Saudi ke kamp militer Al-Wadiah di provinsi Hadramout, Yaman bagian tenggara yang dikuasai pemerintah. [Foto: Reuters]

RIYADH (Arrahmah.id) -- Milisi Syiah Houtsi di Yaman kembali menyerang wilayah Arab Saudi pada Selasa (8/9/2026), menargetkan sejumlah fasilitas sipil dan ekonomi di bagian selatan negara itu. Otoritas Saudi menyebut sedikitnya 73 orang terluka, termasuk perempuan dan anak-anak, sementara sejumlah fasilitas energi dilaporkan mengalami kebakaran dan penghentian operasi sementara.

Menurut Kementerian Energi Saudi, beberapa fasilitas dan instalasi sektor energi di Abha, Khamis Mushait, Jizan, dan Najran terkena serangan sehingga memicu kebakaran di sejumlah titik dan menyebabkan sebagian kegiatan operasional dihentikan sementara.

Juru bicara koalisi yang dipimpin Saudi di Yaman, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, menyebut serangan tersebut sebagai eskalasi berbahaya dan pelanggaran terhadap kedaulatan Arab Saudi. Ia mengatakan sasaran serangan mencakup fasilitas sipil dan ekonomi.

“Eskalasi berbahaya ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Kerajaan dan secara langsung mengancam keselamatan warga negara serta penduduk,” kata Turki al-Maliki dalam pernyataan yang dikutip Al Jazeera dan Arab News (8/9).

Saudi Arabia kemudian menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk mempertahankan wilayahnya. Kementerian Luar Negeri Saudi juga menuntut Houtsi menghentikan serangan, sementara koalisi mengatakan akan mengambil tindakan operasional terhadap sumber ancaman tersebut.

Houtsi membenarkan bahwa mereka melancarkan serangan tersebut, tetapi memberikan alasan berbeda. Juru bicara militer kelompok itu, Yahya Saree, mengatakan operasi tersebut merupakan pembalasan terhadap serangkaian serangan udara Saudi di wilayah Yaman dalam beberapa hari sebelumnya. Ia mengklaim Houtsi menggunakan puluhan rudal balistik dan drone dalam operasi tersebut.

“Angkatan bersenjata Yaman melancarkan operasi militer skala besar dan jarak jauh dengan menggunakan puluhan rudal balistik dan drone,” ujar Yahya Saree, seraya menyebut serangan tersebut sebagai respons terhadap lebih dari 120 serangan Saudi dalam tiga hari terakhir.

Houtsi juga menuduh Saudi melakukan serangan udara terhadap sebuah penjara di Al-Hazm, ibu kota Provinsi Al-Jawf, yang menurut milisi tersebut menewaskan sedikitnya tujuh orang. (hanoum/arrahmah.id)