Memuat...

Jumlah Migran Afghanistan yang Kembali dari Pakistan dan Iran Meningkat Tajam

Hanin Mazaya
Senin, 20 April 2026 / 3 Zulkaidah 1447 15:06
Jumlah Migran Afghanistan yang Kembali dari Pakistan dan Iran Meningkat Tajam
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menyatakan bahwa jumlah pengungsi yang kembali dari Pakistan pada kuartal pertama tahun 2026 lima belas kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Dalam laporan terbarunya, organisasi tersebut menambahkan bahwa jumlah pengungsi Afghanistan yang kembali dari Pakistan meningkat dari 2.320 menjadi lebih dari 42.000 hanya dalam dua minggu terakhir.

Laporan tersebut menyatakan bahwa peningkatan tajam ini terjadi setelah dibukanya kembali penyeberangan Torkham dan Spin Boldak untuk para migran yang kembali, lansir Tolo News (20/4/2026).

Laporan tersebut mencatat: “Secara keseluruhan, jumlah pengungsi yang kembali dari Pakistan pada kuartal pertama tahun 2026 lima belas kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.”

Sementara itu, jumlah pengungsi yang kembali dari Iran juga meningkat sebesar 56 persen. Namun, secara tahunan, angka keseluruhan masih 30 persen lebih rendah dibandingkan tahun 2025.

Menurut laporan tersebut, sebagian besar kepulangan dari Iran tercatat melalui penyeberangan perbatasan Pul-e-Abrisham (Milak) dan Islam Qala.

Laporan tersebut menyatakan: “Penyeberangan Pul-e-Abrisham (Milak) mengalami peningkatan signifikan, dengan kedatangan meningkat sebesar 81 persen, sementara Islam Qala mencatat peningkatan 43 persen dibandingkan periode pelaporan sebelumnya.”

Hal ini terjadi karena, menyusul meningkatnya ketegangan antara Kabul dan Islamabad, situasi migran Afghanistan di Pakistan semakin memburuk dari hari ke hari.

Di sisi lain, serangan gabungan AS dan "Israel" terhadap Iran juga telah memengaruhi migran Afghanistan di negara tersebut, dengan lebih dari 20 migran Afghanistan dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)