BAGHDAD (Arrahmah.id) - Sebuah ledakan di markas besar Popular Mobilization Forces (PMF) di Baghdad menewaskan satu anggota kelompok paramiliter Irak tersebut dan melukai empat orang lainnya, menurut sumber dari pihak keamanan dan medis.
Kelompok itu menyatakan bahwa timbunan amunisi usang telah meledak, melukai lima orang dan memicu kebakaran, yang kini telah berhasil dikendalikan, seperti dilaporkan Reuters (17/10/2026).
Perdana Menteri Irak Ali Al-Zaidi telah memerintahkan penyelidikan atas ledakan tersebut, demikian bunyi pernyataan resmi.
PMF, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai Hashd Al-Shaabi, merupakan kelompok payung yang sebagian besar terdiri dari faksi-faksi paramiliter Syiah. Kelompok ini telah diintegrasikan secara resmi ke dalam pasukan keamanan negara Irak dan mencakup sejumlah kelompok yang berafiliasi dengan Iran. (haninmazaya/arrahmah.id)
