SEMARANG (Arrahmah.id) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyatakan menolak rencana konser penyanyi opera dunia Andrea Bocelli di kawasan Borobudur, Jawa Tengah.
Penolakan tersebut didasarkan pada sikap MUI Jateng terhadap isu Palestina dan penilaian bahwa penyanyi asal Italia itu memiliki kedekatan dengan "Israel".
Sikap tersebut disampaikan Ketua MUI Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) 2026 dan sosialisasi di Metro Park View Hotel, Semarang, Sabtu (17/10/2026).
Noor Achmad menegaskan, MUI Jawa Tengah menolak penyelenggaraan konser tersebut karena menilai Andrea Bocelli memiliki kedekatan dengan "Israel".
“Konser Andrea Bocelli yang akan dilaksanakan di Borobudur, kami nyatakan kami menolak konser tersebut. Karena Andrea Bocelli adalah salah satu artis yang sangat dekat dengan Israel,” ujarnya.
Menurut Noor Achmad, sikap tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab MUI dalam menjaga umat sekaligus merespons persoalan kemanusiaan yang berkaitan dengan perjuangan rakyat Palestina.
Ia menegaskan, Indonesia memiliki komitmen untuk membantu rakyat Palestina dan mendukung perjuangan mereka memperoleh kemerdekaan. Karena itu, solidaritas terhadap Palestina perlu diwujudkan melalui sikap yang konsisten.
MUI Soroti Kondisi Warga Palestina
Noor Achmad juga menyinggung penderitaan masyarakat Palestina, khususnya warga Gaza, yang terdampak konflik berkepanjangan. Menurutnya, banyak warga mengalami luka berat, kehilangan anggota tubuh, hingga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.
Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan perhatian serius dan solidaritas masyarakat internasional. Dukungan terhadap Palestina dinilai tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi juga perlu tercermin dalam sikap masyarakat terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan konflik tersebut.
Selain menolak konser Andrea Bocelli, Noor Achmad kembali mengingatkan imbauan MUI mengenai pemboikotan produk-produk yang dinilai memiliki afiliasi dengan "Israel" sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Ia menilai, tanggung jawab MUI dalam menjaga umat tidak hanya berkaitan dengan persoalan akidah, kehalalan produk, dan akhlak, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.
Ingatkan Potensi Penolakan Masyarakat
Noor Achmad turut menekankan pentingnya menyampaikan sikap secara tegas dalam menyikapi rencana konser tersebut. Ia juga mengingatkan adanya kemungkinan gerakan penolakan di tengah masyarakat apabila konser tetap diselenggarakan.
“Penolakan itu harus tegas,” katanya saat menyampaikan pesan terkait rencana konser tersebut.
Ia menambahkan, sikap MUI Jawa Tengah perlu sejalan dengan gerakan organisasi secara nasional. Koordinasi juga dinilai penting agar langkah yang diambil tetap sesuai dengan peran MUI dalam kehidupan keagamaan dan kemasyarakatan.
MUI Jawa Tengah berharap kepedulian terhadap Palestina terus diperkuat melalui solidaritas, edukasi kepada masyarakat, serta berbagai langkah yang sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Sementara itu, penolakan yang disampaikan MUI Jawa Tengah merupakan sikap organisasi tersebut terhadap rencana konser Andrea Bocelli.
(ameera/arrahmah.id)
