MARIB (Arrahmah.id) - Angkatan Bersenjata Yaman, dengan dukungan dari Perlawanan Rakyat (Popular Resistance), melancarkan operasi militer yang menyasar posisi, benteng, dan titik kumpul milisi Syiah Houtsi di berbagai garis depan di provinsi Marib.
Melalui sebuah unggahan di platform X pada Sabtu (17/10/2026), Angkatan Bersenjata menyatakan bahwa unit-unit dari Distrik Militer ke-6 dan ke-7 telah melaksanakan operasi tempur dan ofensif terhadap posisi serta benteng Houtsi di garis depan utara, dengan dukungan artileri dan kendaraan udara nirawak (drone), lansir SANA.
Di garis depan selatan, unit-unit yang beroperasi di bawah Distrik Militer ke-3 terlibat pertempuran dengan pasukan Houtsi, sementara unit artileri dan rudal menyasar titik-titik kumpul milisi, yang mengakibatkan hancurnya satu pucuk artileri dan satu peluncur roket.
Serangan udara dan drone menyasar bala bantuan, benteng, gudang perbekalan, dan pusat komando Houthi sebagai bagian dari dukungan udara bagi pasukan darat.
Pada Jumat, Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan bahwa 430 anggota milisi Houtsi tewas, serta lebih dari 100 kendaraan militer hancur atau tidak dapat beroperasi lagi. Hasil ini dicapai melalui 1.292 operasi penargetan di berbagai garis depan di seluruh negeri selama 24 jam, dalam kerangka Operasi “Fajr al-Yaman.” (haninmazaya/arrahmah.id)
