Memuat...

Mesir Buka Perbatasan Gaza

Althaf
Senin, 23 Februari 2009 / 28 Safar 1430 13:56
Mesir Buka Perbatasan Gaza
Mesir Buka Perbatasan Gaza

RAFAH (Arrahmah.com) - Perbatasan antara Gaza dan Mesir, jalur lintasan yang dilalui Israel, telah dibuka selama tiga hari untuk menyalurkan para pelajar dan orang-orang yang sakit.

Lintasan Rafah dibuka sekitar jam 9 pagi  waktu setempat (jam 07.00 GMT) hari Minggu  (22/2) dan diperkirakan hanya akan dibuka  selama tiga hari, ujar Adel Zurub, pejabat  perbatasan Hamas.

"Selama penderitaan berkepanjangan, untuk  pertama kalinya ada suasana yang sangat  menggembirakan bagi orang-orang yang diperbolehkan melewati perbatasan," tutur  Todd Bear, salah satu reporter Al Jazeera.

Bagaimanapun, tidak semua warga Palestina  boleh masuk ke Mesir.

"Kami diberi tahu oleh pejabat setempat,  sekitar 200 orang sangat perlu dibawa ke  Mesir untuk mendapatkan perawatan medis  daripada dibiarkan tetap di Gaza,"  tambahnya.

Sebagian besar kota Rafah sudah ditutup  sejak Juni 2006, ketika para mujahidin  menangkap salah seorang tentara Israel dalam  pertempuran mematikan di perbatasan itu.

Di bawah perjanjian tahun 2005, setelah  Israel menarik mundur penduduk dan  pasukannya dari Gaza, Rafah ada di bawah  regulasi Mesir dan Palestina, dengan  pengawasan dan kamera Uni Eropa yang  mengizinkan Israel memonitornya langsung.

Hamas meraih kekuatan di Gaza Juni 2007  setelah bentrok dengan musuhnya, kelompok  sekular Fatah yang dipimpin Mahmoud Abbas,  yang saat ini menjabat presiden Palestina.

Sejak itu, Israel mengetatkan penjagaannya  di wilayah Palestina, yang di dalamnya  terdapat 1,4 juta penduduk yang hidup dengan  bergantung bantuan asing. (Althaf/arrahmah)