Memuat...

Pakistan Kembali Menyerang Afghanistan, Tujuh Warga Sipil Menjadi Korban

Hanin Mazaya
Selasa, 28 April 2026 / 11 Zulkaidah 1447 13:24
Pakistan Kembali Menyerang Afghanistan, Tujuh Warga Sipil Menjadi Korban
(Foto: Tolo News)

KUNAR (Arrahmah.id) - Meskipun gencatan senjata telah tercapai antara rezim militer Pakistan dan pasukan Imarah Islam Afghanistan melalui upaya suku-suku di kedua sisi Garis Durand di Nari, Kunar, dan distrik Kamdesh dan Barg-e-Matal di Nuristan timur, rezim militer Pakistan pada Senin (27/4/2026) sekali lagi melakukan serangan drone dan rudal di berbagai daerah di Asadabad, pusat provinsi Kunar, dan beberapa distrik.

Para pejabat setempat mengatakan bahwa akibat serangan ini, tujuh orang telah gugur dan 85 lainnya terluka, semuanya warga sipil, lansir Tolo News (28/4).

Seorang warga Kunar mengatakan: “Ibu saya, istri saya, dan tiga putra saya terluka, dan salah satu putri saya telah gugur. Saudari saya sendiri juga terluka dan kedua putrinya juga terluka.”

Warga Kunar lainnya mengatakan: “Bayi berusia enam bulan terkena pecahan peluru di kepala dan matanya. Saya membawanya ke rumah sakit, tetapi kondisinya kritis dan dia dipindahkan ke Nangarhar.”

Imarah Islam Afghanistan mengutuk serangan tersebut, menyebutnya sebagai "kejahatan perang yang tak termaafkan."

Wakil juru bicara Imarah Islam, Hamdullah Fitrat, mengatakan: “Kami mengutuk keras serangan-serangan rezim militer Pakistan ini, yang menargetkan warga sipil dan lembaga pendidikan, dan kami menganggapnya sebagai kejahatan perang yang tak termaafkan, kebrutalan, dan tindakan provokatif.”

Hal ini terjadi setelah rezim militer Pakistan selama lebih dari dua bulan menembakkan peluru secara membabi buta ke distrik-distrik terpencil Kunar di sepanjang Garis Durand, yang mengakibatkan gugurnya dan luka-luka puluhan warga sipil serta hancurnya ratusan rumah penduduk, baik sebagian maupun seluruhnya. (haninmazaya/arrahmah.id)