Memuat...

Terungkap! ‘Tentara Cantik AS’ Ternyata Palsu, Jutaan Orang Tertipu AI

Samir Musa
Ahad, 22 Maret 2026 / 3 Syawal 1447 18:35
Terungkap! ‘Tentara Cantik AS’ Ternyata Palsu, Jutaan Orang Tertipu AI
Karakter palsu berbasis kecerdasan buatan yang mengaku sebagai tentara Amerika (media sosial)

WASHINGTON (Arrahmah.id) – Sosok bernama “Jessica Foster” menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tampil dalam berbagai foto dan video seolah-olah ia adalah seorang tentara Amerika Serikat yang terlibat dalam peristiwa militer penting. Namun, fakta mengejutkan terungkap: ia hanyalah karakter palsu yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Dalam berbagai unggahan, Foster terlihat berdiri di samping pesawat tempur jenis “F-22 Raptor”, mengenakan seragam militer di wilayah gurun, bahkan tampak berjalan di landasan bandara bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari pertama serangan terhadap “Iran”.

Tentara palsu tersebut mengklaim bahwa ia bertugas di pangkalan militer Amerika di negara bagian North Carolina.

Hanya dalam waktu empat bulan, akun tersebut berhasil menarik lebih dari satu juta pengikut di Instagram, berkat konten visual yang tampak sangat meyakinkan.

Karakter tersebut juga mengklaim bertugas di pangkalan militer AS di negara bagian North Carolina. Namun, penyelidikan menunjukkan tidak ada catatan resmi yang membuktikan keberadaan atau layanan militer atas nama tersebut.

Karakter Palsu Berbasis AI

Hasil investigasi mengungkap bahwa “Jessica Foster” sepenuhnya merupakan karakter yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Wajah, ekspresi, dan seluruh visualnya dirancang sedemikian rupa agar tampak nyata, bahkan dipadukan dengan tokoh-tokoh dan peristiwa dunia nyata.

Meski terlihat meyakinkan, sejumlah kejanggalan terdeteksi, seperti kesalahan pada detail seragam militer, ketidaksesuaian pangkat dan lencana, hingga cacat visual kecil dalam gambar.

Menariknya, akun tersebut tidak dikategorikan sebagai akun otomatis, sehingga mampu menyebar luas dan menipu banyak pengguna.

Kesalahan anatomi dan ketidaksesuaian pada detail bendera serta seragam mengungkap kepalsuan karakter tersebut.

Klaim Pertemuan dengan Tokoh Dunia

Akun ini juga mengunggah lebih dari 50 foto dan video yang menunjukkan pertemuan palsu dengan sejumlah tokoh dunia, seperti Melania Trump, Volodymyr Zelensky, Vladimir Putin, hingga bintang sepak bola Lionel Messi.

Dalam salah satu unggahan, Foster bahkan tampak memberikan pidato dalam acara bertajuk “Konferensi Batas Perdamaian”, yang diduga merupakan versi manipulatif dari konsep “Dewan Perdamaian” yang pernah diusulkan Trump.

Karakter palsu berbasis kecerdasan buatan itu terlihat muncul di samping Trump dan Messi di Gedung Putih.

Dihapus dan Picu Kekhawatiran Global

Seorang juru bicara militer AS menegaskan tidak ditemukan data apa pun terkait sosok tersebut. Sementara itu, Instagram telah menghapus akun tersebut karena melanggar kebijakan platform, sebagaimana disampaikan oleh perusahaan “Meta”.

Para pakar menilai fenomena ini mencerminkan tren yang semakin meluas dalam memanfaatkan karakter palsu untuk menarik perhatian publik, lalu digunakan untuk keuntungan politik maupun finansial.

Mereka memperingatkan bahwa fenomena ini bisa berkembang menjadi “perang informasi”, di mana teknologi deepfake dan AI digunakan untuk membentuk opini publik dengan cara yang sangat meyakinkan.

Akun Jessica Foster mempublikasikan foto dirinya dengan klaim bahwa ia menyampaikan pidato di hadapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan dinilai telah mempermudah penciptaan tokoh fiktif yang mampu tampil seolah-olah berada di tengah peristiwa nyata, sehingga batas antara fakta dan rekayasa semakin kabur di ruang digital.

(Samirmusa/arrahmah.id)