ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Duta Besar Iran di Islamabad menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan baru-baru ini dan mengatakan bahwa Teheran sedang berupaya untuk meredakan ketegangan antara kedua negara.
Reza Amiri-Moqaddam, berbicara pada konferensi yang diselenggarakan oleh Institut Studi Strategis Islamabad, menekankan pentingnya menahan diri dari pihak-pihak yang terlibat dan menegaskan bahwa setiap gerakan militer atau perang tidak akan menguntungkan kedua belah pihak. Ia menyatakan harapan bahwa masalah ini akan diselesaikan secara damai dan melalui kerja sama mutual, lansir Tolo News (26/2/2026).
“Terlepas dari upaya domestik dan regional, khususnya upaya mediasi Republik Iran untuk mengurangi ketegangan antara Kabul dan Islamabad, situasi ini sekali lagi meningkat di antara mereka,” kata Muqaddam.
Duta Besar Iran di Islamabad juga menggambarkan kerja sama regional dan keterlibatan berkelanjutan dengan Imarah Islam sebagai hal yang penting.
Menyatakan bahwa Imarah Islam adalah realitas Afghanistan saat ini, diplomat Iran tersebut melaporkan koordinasi erat antara Teheran dan Islamabad mengenai Afghanistan, meskipun kedua negara sejauh ini belum mengakui pemerintahan Taliban.
Pada saat yang sama, perwakilan khusus Pakistan dan Iran untuk Afghanistan juga telah mengadakan konsultasi virtual mengenai Afghanistan.
Moeen Gul Samkanai, seorang analis politik, mengatakan: “Iran sangat menyadari bahwa di balik tindakan Pakistan terdapat Amerika Serikat, dan bahwa Pakistan pada dasarnya mengejar kepentingan AS. Karena alasan ini, Iran tidak ingin Afghanistan terseret ke dalam ketidakstabilan.”
Konsultasi antara Iran dan Pakistan mengenai Afghanistan berlangsung di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan dalam beberapa hari terakhir, dan masa depan hubungan antara Kabul dan Islamabad masih belum pasti. (haninmazaya/arrahmah.id)
