Memuat...

Warga Khost: PBB Menerapkan Standar Ganda Terkait Serangan Pakistan ke Afghanistan

Hanin Mazaya
Sabtu, 26 September 2026 / 15 Rabiulakhir 1448 15:54
Warga Khost: PBB Menerapkan Standar Ganda Terkait Serangan Pakistan ke Afghanistan
(Foto: Hijrat Ali Afridi/Anadolu via Getty Images)

KHOST (Arrahmah.id) - Juru bicara Kementerian Pertahanan Imarah Islam Afghanistan, Enayatullah Khwarazmi, mengatakan bahwa sebuah pos milik rezim militer Pakistan di sepanjang Garis Durand dekat Spin Boldak, Kandahar, dihancurkan oleh pasukan Afghanistan dalam serangan balasan.

Serangan balasan tersebut dilakukan setelah serangkaian serangan yang dilancarkan oleh rezim militer Pakistan terhadap wilayah Afghanistan.

Sementara itu, warga Khost mengkritik sikap diam masyarakat internasional terkait serangan-serangan ini dan apa yang mereka sebut sebagai agresi rezim militer Pakistan terhadap wilayah Afghanistan, lansir Tolo News (26/9/2026).

Mereka menyatakan bahwa di saat Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York sedang membahas situasi global, organisasi tersebut justru menerapkan standar ganda terkait agresi rezim militer Pakistan terhadap wilayah Afghanistan.

Matin Pashtun, seorang warga Khost, mengatakan: "Sidang Majelis Umum PBB sedang berlangsung, namun isu Afghanistan tidak disinggung; ini merupakan bentuk standar ganda PBB terhadap Afghanistan. Serangan rezim militer Pakistan terhadap Afghanistan ini merupakan tindakan agresi menurut segala hukum internasional."

Rasoul Gul, warga Khost lainnya, mengatakan: "Seluruh serangan mereka menyasar kawasan sipil, dan korbannya adalah warga sipil. Tidak ada anggota kelompok bersenjata apa pun di sini."

Sejumlah warga Khost lainnya menyatakan kekhawatiran mereka atas serangan udara rezim militer Pakistan di wilayah Afghanistan, seraya menambahkan bahwa kawasan sipil selalu menjadi sasaran dan korbannya adalah orang-orang tak berdosa.

Ghazi Rahman Zaki, warga Khost, mengatakan: "Ini bukan kali pertama. Pakistan telah berulang kali menyasar anak-anak tak berdosa, perempuan, dan kawasan sipil dalam serangan-serangannya."

Seruan yang ditujukan kepada PBB ini muncul di tengah konfirmasi organisasi tersebut mengenai adanya korban sipil akibat berbagai serangan udara rezim militer Pakistan di wilayah Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)