BATU BARA (Arrahmah.id) - Dua pegawai toko di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, meninggal dunia diduga akibat keracunan asap genset saat terjadi pemadaman listrik.
Selain dua korban meninggal, dua pegawai lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R. Hutagaol, mengatakan total terdapat empat korban dalam peristiwa tersebut. Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Adila dan Rahma, sedangkan Dwi dan Riana saat ini masih mendapat penanganan medis.
“Yang meninggal dunia atas nama Adila dan Rahma. Sementara Dwi dan Riana masih mendapat perawatan di rumah sakit,” ujar Rahmat, Sabtu (23/5/2026).
Keempat korban diketahui merupakan warga Kota Tebing Tinggi dan bekerja di toko tersebut. Saat kejadian, mereka berada di dalam bangunan toko ketika listrik padam dan genset diduga dinyalakan.
Peristiwa tragis itu pertama kali terungkap setelah pemilik toko berusaha menghubungi para karyawan, namun tidak mendapatkan respons. Karena curiga, pemilik toko kemudian meminta pengawas toko bernama Edo untuk mengecek kondisi para pegawai di lokasi.
Setibanya di lokasi, Edo bersama warga terpaksa mendobrak pintu kamar setelah tidak ada jawaban dari dalam. Mereka kemudian menemukan para korban sudah tergeletak dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Pengawas toko dibantu warga mendobrak pintu dan menemukan para korban sudah tergeletak di dalam kamar,” jelas Rahmat.
Menurut keterangan polisi, para korban sebelumnya masih sempat berkomunikasi dengan teman-temannya pada malam hari.
Namun pada pagi harinya mereka ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa seluruh korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Personel Polsek Air Putih yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian tersebut.
“Kami tiba setelah korban dibawa ke rumah sakit. Dari laporan yang diterima, dua orang meninggal dunia dan dua lainnya masih menjalani perawatan,” tutup Rahmat.
(ameera/arrahmah.id)
