Memuat...

Bocah Palestina 4 Tahun Tewas dalam Serangan 'Israel' di Gaza Tengah

Zarah Amala
Senin, 24 Agustus 2026 / 12 Rabiulawal 1448 11:52
Bocah Palestina 4 Tahun Tewas dalam Serangan 'Israel' di Gaza Tengah
Mohammed Abdel Salam Taha, seorang anak Palestina berusia empat tahun, tewas pada Ahad (23/8/2026) setelah meninggal dunia akibat luka-luka yang diderita dalam serangan 'Israel'. (Foto: via QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Seorang anak Palestina berusia empat tahun, Mohammed Abdel Salam Hassan Taha, tewas pada Ahad (23/8/2026) setelah meninggal akibat luka yang dideritanya dalam serangan 'Israel' di wilayah Al-Zawaida, Gaza tengah.

Menurut Al Mayadeen, Taha terluka ketika pasukan 'Israel' membombardir kawasan permukiman di Al-Zawaida, dekat kamp pengungsi Al-Maghazi. Sebelumnya, koresponden media tersebut melaporkan adanya sejumlah korban akibat serangan itu. Taha kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Serangan tersebut terjadi ketika serangan 'Israel' masih berlangsung di sejumlah wilayah Jalur Gaza meskipun perjanjian gencatan senjata telah diberlakukan.

Dalam serangan terpisah, empat warga Palestina terluka setelah sebuah drone 'Israel' menjatuhkan bahan peledak ke sekelompok warga di kawasan Al-Mahatta, sebelah utara Khan Yunis, Gaza selatan.

Menurut Al Mayadeen, pasukan 'Israel' terus melakukan serangan menggunakan drone dan pesawat tempur, penembakan artileri, serta operasi penghancuran bangunan di berbagai wilayah Gaza.

Serangan tersebut tetap berlangsung meskipun gencatan senjata yang mulai berlaku pada Oktober 2025 masih diberlakukan.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Ahad (23/8) menyatakan satu warga Palestina tewas dan lima lainnya terluka akibat serangan 'Israel' dalam 48 jam sebelumnya.

Kementerian tersebut mengatakan masih terdapat korban yang tertimbun di bawah reruntuhan maupun berada di jalan-jalan, sementara tim ambulans dan pertahanan sipil menghadapi kesulitan untuk menjangkau mereka.

Berdasarkan data kementerian, serangan 'Israel' sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober 2025 telah menewaskan 1.286 warga Palestina dan melukai 4.257 lainnya.

Dalam periode yang sama, tim penyelamat juga telah menemukan dan mengevakuasi jenazah 813 warga Palestina.

Dengan tambahan korban terbaru, jumlah warga Palestina yang tewas akibat perang 'Israel' di Gaza sejak 7 Oktober 2023 mencapai 73.420 orang, sementara 174.369 lainnya mengalami luka-luka, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Pasukan 'Israel' masih melakukan penembakan artileri, serangan udara dan drone, serta penghancuran bangunan di sejumlah wilayah Jalur Gaza.

Serangkaian serangan yang terus terjadi meskipun gencatan senjata menimbulkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan kesepakatan tersebut serta upaya untuk memastikan pelaksanaannya. (zarahamala/arrahmah.id)