HELMAND (Arrahmah.id) - Gubernur Helmand, Amanuddin Mansour, mengatakan bahwa sebagai tanggapan terhadap serangan baru-baru ini oleh rezim militer Pakistan, Imarah Islam Afghanistan mampu membela negara.
Mansour mengatakan dalam sebuah pertemuan di Faizabad, pusat Badakhshan, bahwa Imarah Islam dapat menanggapi segala jenis aksi militer oleh rezim militer Pakistan terhadap Afghanistan, lansir Tolo News (30/3/2025).
Gubernur Helmand mengatakan: “Sama seperti Imarah Islam membela negara dan rakyatnya dari Amerika Serikat dan sekutunya selama 20 tahun terakhir, hari ini, dengan rahmat Tuhan, tangan kita penuh, iman kita tetap tak berubah, dan kita lebih siap dari sebelumnya untuk membela negara ini.”
Kepala Dewan Ulama Badakhshan juga mengatakan dalam pertemuan tersebut bahwa rezim militer Pakistan merupakan sumber ketegangan dan ketidakstabilan bagi Afghanistan.
Sheikh Mahmood Sharifi berkata: “Siapa pun yang berniat jahat dan mendatangkan malapetaka bagi umat Muslim, khususnya Afghanistan, semoga Allah menghancurkan mereka sehingga umat Muslim terbebas dari kejahatan mereka. Rezim militer Pakistan selalu menjadi sumber perselisihan bagi kita.”
Warga Badakhshan juga menyerukan persatuan dan dukungan bagi pasukan keamanan sebagai tanggapan terhadap tindakan rezim militer Pakistan.
Seorang warga, Saifullah, berkata: “Rakyat kita harus melawan rezim seperti itu dan mendukung Imarah Islam untuk membela negara dan bangsa.”
Warga lain, Ziaullah, berkata: “Saya menyerukan kepada rakyat Afghanistan yang berani untuk berdiri bersama Imarah Islam dan membela tanah air mereka, yang seperti seorang ibu.”
Hal ini terjadi setelah rezim militer Pakistan, menyusul serangan terhadap pusat pengobatan narkoba di Kabul yang menewaskan lebih dari 400 orang, terus melancarkan serangan rudal di berbagai bagian provinsi Kunar. (haninmazaya/arrahmah.id)
