Memuat...

Muttaqi Menyerukan Diakhirinya Kebiasaan Sosial yang Merugikan

Hanin Mazaya
Jumat, 17 April 2026 / 29 Syawal 1447 12:51
Muttaqi Menyerukan Diakhirinya Kebiasaan Sosial yang Merugikan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Kementerian Luar Negeri Imarah Islam Afghanistan mengadakan pertemuan untuk meninjau dan menerapkan Dekrit No. 17 tentang pencegahan praktik sosial yang merugikan, yang dihadiri oleh Mawlawi Amir Khan Muttaqi.

Pertemuan tersebut menekankan penegakan dekrit di berbagai sektor sosial, khususnya dalam upacara pertunangan, pernikahan, praktik berkabung, serta ritual Haji dan Umrah.

Dalam sambutannya, Muttaqi menyatakan bahwa keberlanjutan kebiasaan yang merugikan dan tidak Islami tidak hanya bertentangan dengan ajaran agama tetapi juga membebani keuangan keluarga dan menyebabkan ketegangan dan perselisihan sosial, lansir Tolo News (16/4/2026).

Ia mengatakan: "Anda dapat yakin bahwa reformasi ini akan mencegah banyak permusuhan; kebiasaan yang salah ini telah menjadi sumber konflik."

Menteri Luar Negeri juga menekankan bahwa moderasi dan keseimbangan adalah prinsip-prinsip dasar kehidupan Islam, dan mencatat bahwa Afghanistan menerapkan pendekatan yang sama dalam hubungan politik dan ekonominya dengan negara lain.

Ia menambahkan: "Setiap kali keseimbangan hilang, masalah akan muncul. Dalam politik, kita mengejar pendekatan yang seimbang, karena kita tidak menginginkan persahabatan dengan satu negara dan permusuhan dengan negara lain. Demikian pula, di bidang ekonomi, kita berupaya menjalin hubungan dengan semua negara."

Muttaqi lebih lanjut mencatat bahwa perwakilan dari semua kelompok etnis dan provinsi hadir dalam struktur pemerintahan saat ini.

Selain Menteri Luar Negeri, wakil menteri dan beberapa ulama juga berbicara dalam pertemuan tersebut, menekankan pentingnya implementasi penuh Dekrit No. 17. (haninmazaya/arrahmah.id)