ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Kepala Angkatan Darat Pakistan sekali lagi mengklaim bahwa wilayah Afghanistan digunakan untuk melawan Pakistan dalam pernyataan yang disampaikan di Rawalpindi.
Meskipun Imarah Islam telah berulang kali menolak tuduhan Pakistan bahwa wilayah Afghanistan digunakan untuk melawan negara tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, kembali menyerukan kepada Imarah Islam untuk mencegah wilayah Afghanistan digunakan untuk melawan Pakistan, lansir Tolo News (11/5/2026).
Asim Munir mengklaim: “Ancaman ini terus berlanjut bukan hanya dari India, tetapi juga dari wilayah Afghanistan. Pakistan hanya memiliki satu tuntutan dari Afghanistan: untuk berhenti mendukung elemen anti-Pakistan dan sepenuhnya menghilangkan pusat dan tempat perlindungan mereka di wilayahnya.”
Sementara itu, Partai Nasional Awami Pakistan menekankan bahwa hubungan damai dan perdagangan dengan semua negara tetangga, termasuk Afghanistan, adalah salah satu kebutuhan dasar negara tersebut.
Mian Iftikhar Hussain, perwakilan partai di Khyber Pakhtunkhwa, mengatakan ketegangan bukanlah solusi dan bahwa semua perselisihan antara Afghanistan dan Pakistan harus diselesaikan melalui dialog dan diplomasi.
Ia menambahkan: “Saat ini, ada harapan karena Cina ingin menjadi mediator. Menurut saya, Cina dapat memainkan peran positif. Kesempatan ini harus dimanfaatkan. Perang bukanlah kepentingan siapa pun.”
Ini bukan pertama kalinya partai-partai oposisi di Pakistan mengkritik pendekatan pemerintah terhadap Afghanistan. Sebelumnya, partai-partai lain, termasuk Jamaat-e-Islami dan Jamiat Ulema-e-Islam, juga berulang kali menyerukan penyelesaian ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan melalui dialog. (haninmazaya/arrahmah.id)
