Memuat...

Serangan Udara 'Israel' Targetkan Pos Keamanan di Gaza, Tiga Petugas Gugur

Zarah Amala
Jumat, 8 Mei 2026 / 21 Zulkaidah 1447 10:16
Serangan Udara 'Israel' Targetkan Pos Keamanan di Gaza, Tiga Petugas Gugur
Warga Gaza berkumpul di lokasi keamanan yang menjadi sasaran 'Israel' (Reuters)

GAZA (Arrahmah.id) - Kementerian Dalam Negeri di Jalur Gaza mengumumkan bahwa tiga personel keamanan gugur dan seorang lainnya luka parah akibat serangan udara 'Israel' yang menargetkan sebuah pos keamanan di bagian barat Kota Gaza, Kamis (7/5/2026).

Dalam pernyataan resminya, kementerian menjelaskan bahwa pesawat tempur 'Israel' menyerang titik penjagaan di sebuah markas keamanan. Serangan tersebut mengakibatkan "gugurnya tiga perwira dan personel keamanan, serta luka serius pada satu personel lainnya." Selain korban dari pihak keamanan, sejumlah warga sipil yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa mengonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa jenazah tiga warga Palestina telah dievakuasi ke rumah sakit tersebut tak lama setelah ledakan terjadi.

Pelanggaran Gencatan Senjata

Insiden ini merupakan bagian dari rangkaian pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober 2025. Sejak kesepakatan tersebut dimulai, eskalasi kekerasan terus terjadi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, serangan sporadis 'Israel' melalui pengeboman dan penembakan selama masa gencatan senjata ini telah menewaskan 846 warga Palestina dan melukai 2.418 orang lainnya.

Sebelum serangan terbaru ini, Kementerian Kesehata-n Gaza melaporkan bahwa sembilan warga Palestina gugur dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Secara akumulatif, jumlah korban gugur sejak dimulainya agresi pada Oktober 2023 kini mencapai 72.628 jiwa, dengan lebih dari 172.000 orang terluka.

Konflik yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun ini juga telah melumpuhkan wilayah tersebut, dengan kerusakan infrastruktur sipil mencapai 90 persen di seluruh Jalur Gaza. (zarahamala/arrahmah.id)