Memuat...

Kebakaran Rumah Anisa Rahma di Bandung, 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh

Ameera
Sabtu, 2 Mei 2026 / 15 Zulkaidah 1447 17:49
Kebakaran Rumah Anisa Rahma di Bandung, 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh
Kebakaran Rumah Anisa Rahma di Bandung, 3.500 Al-Qur’an Tetap Utuh

JAKARTA (Arrahmah.id) - Sebuah insiden kebakaran yang melanda rumah figur publik Anisa Rahma di Bandung menyita perhatian publik. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB ini menyisakan kisah yang membuat banyak orang terharu sekaligus takjub.

Menurut penuturan Anisa Rahma, sebagian besar bagian rumahnya hangus dilalap api. Namun, terdapat satu ruangan yang justru tidak tersentuh kobaran api sama sekali.

Di dalam ruangan tersebut tersimpan sekitar 3.500 mushaf Al-Qur’an yang dilaporkan tetap utuh tanpa kerusakan sedikit pun.

Kisah ini pertama kali ramai diperbincangkan setelah dibagikan oleh sahabat Anisa, Ratu Isyell, melalui media sosial.

Ia mengaku langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memberikan dukungan moril kepada Anisa dan keluarganya.

Dalam unggahan Instastory-nya, Ratu mengungkapkan rasa takjubnya saat melihat kondisi ruangan tersebut.

“Yang paling buat aku merinding, dari seluruh rumah belakang yang kebakaran, tapi ada 3.500 pieces Al-Qur’an yang nggak kebakar sedikit pun,” ujarnya, dikutip Jumat (1/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa ruangan tersebut seolah menjadi “penjaga” bagi bagian rumah lain yang masih tersisa.
“Bahkan Al-Qur’an ini yang jagain kamar yang masih ada baju-bajunya, jadi masih bisa dipakai. Allah Maha Baik, merinding banget. Allahu Akbar,” tambahnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Saat kejadian, Anisa Rahma dan keluarganya tengah tertidur lelap. Mereka berhasil selamat meski harus kehilangan sebagian besar bangunan rumah.

Saat ini, Anisa bersama sang suami tengah melakukan proses evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari sisa kebakaran.

Sementara itu, kisah utuhnya ribuan Al-Qur’an di tengah musibah ini terus menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan banyak warganet menyebutnya sebagai tanda kebesaran dan penjagaan Allah.

(ameera/arrahmah.id)