Memuat...

Shin Bet Tangkap 60 Anggota Hamas di Tepi Barat

Hanoum
Selasa, 1 Juli 2025 / 6 Muharam 1447 17:59
Shin Bet Tangkap 60 Anggota Hamas di Tepi Barat
Pasukan Israel menangkap seorang tersangka yang diyakini terlibat dalam sel besar Hamas yang merencanakan serangan teror terhadap target-target Israel di Tepi Barat dan Yerusalem. [Foto: the Times of Israel]

TEPI BARAT (Arrahmah.id) -- Dinas keamanan 'Israel', Shin Bet, mengklaim mereka telah membubarkan jaringan kelompok perlawanan Palestina Hamas di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Sedikitnya 60 anggota kelompok Hamas ditangkap oleh pasukan Israel di wilayah tersebut.

Shin Bet menduga puluhan anggota Hamas yang mereka tangkap itu sedang merencanakan serangan-serangan menargetkan 'Israel'.

Dilansir AFP dan Al Arabiya (30/6/2025), Shin Bet mengatakan dalam pernyataan pada Ahad (29/6) bahwa infrastruktur Hamas yang signifikan, kompleks, dan berskala besar telah terungkap di kota Hebron, Tepi Barat.

Disebutkan bahwa Shin Bet telah membubarkan setidaknya 10 sel Hamas, yang beroperasi untuk melancarkan serangan-serangan dalam berbagai format dalam jangka waktu segera.

Para pemimpin Hamas, menurut Shin Bet, "bekerja untuk merekrut, mempersenjatai, dan melatih para anggota tambahan Hamas dari area tersebut untuk melakukan serangan penembakan dan pengeboman terhadap target-target 'Israel'.

Shin Bet, dalam pernyataannya, menyebut operasi gabungan selama tiga bulan dengan militer dan kepolisian 'Israel' merupakan penyelidikan terbesar di wilayah Tepi Barat dalam satu dekade terakhir.

Ditambahkan oleh Shin Bet bahwa dakwaan terorisme telah dijeratkan terhadap para tersangka yang ditangkap.

Belum ada komentar langsung dari Hamas terkait pernyataan Shin Bet tersebut.

'Israel' dan Hamas terlibat pertempuran sengit di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 lalu, yang dipicu oleh serangan mengejutkan kelompok militan itu terhadap Tel Aviv.

Serangan Hamas terhadap Israel, menurut data otoritas Tel Aviv, menewaskan 1.219 orang.

Sementara serangan brutal Israel terhadap Jalur Gaza, yang disebut bertujuan untuk menghancurkan Hamas, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, telah menewaskan sedikitnya 56.500 orang. (hanoum/arrahmah.id)