DAMASKUS (Arrahmah.id) - Suriah mengecam keras serangan pesawat nirawak (drone) yang berasal dari wilayah Irak terhadap jalur pipa minyak Timur-Barat di wilayah Riyadh dan Madinah, Arab Saudi, serta menyatakan solidaritas penuh terhadap Kerajaan tersebut dan dukungan atas langkah-langkah yang diambil untuk menjaga keamanan dan stabilitasnya.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat pada Sabtu (12/9/2026), Republik Arab Suriah menyatakan bahwa serangan tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan parah, seraya menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Arab Saudi serta pelanggaran hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lansir SANA.
Kementerian tersebut menegaskan kembali dukungan penuh Suriah bagi Kerajaan Arab Saudi dan upaya-upayanya dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)
