Memuat...

Aktivis Global Sumud Flotilla Asal Malaysia: Kami Minum dari Air Toilet

Hanoum
Selasa, 7 Oktober 2025 / 16 Rabiulakhir 1447 05:20
Aktivis Global Sumud Flotilla Asal Malaysia: Kami Minum dari Air Toilet
Heliza Helmi dan Hazwani Helmi. [Foto: X]

ISTANBUL (Arrahmah.id) -- Beberapa aktivis Malaysia yang ikut dalam misi Global Sumud Flotilla, untuk membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, membeberkan kekejaman Israel selama mereka ditahan setelah kapal-kapal mereka dicegat di perairan internasional.

Heliza Helmi dan Hazwani Helmi yang merupakan penyanyi sekaligus aktris Malaysia tiba di Istanbul, Turki, pada Sabtu (4/10/2025) setelah dideportasi 'Israel'. Mereka menuturkan perlakuan "brutal" dan "kejam" Israel dalam sebuah wawancara seperti dilansir Anadolu Agency (6/10).

"Bisakah Anda bayangkan kami minum dari air toilet? Beberapa orang sakit parah, tetapi mereka (pasukan Israel) mengatakan: 'Apakah mereka mati? Jika tidak, maka itu bukan masalah saya'. Mereka orang-orang yang sangat, sangat kejam," tutur Hazwani.

"Dan saya pikir dunia perlu memberi tahu bahwa orang-orang 'Israel' adalah orang-orang yang sangat, sangat kejam," ucapnya.

Heliza menceritakan pengalamannya ditahan selama berhari-hari tanpa diberi makanan. "Saya makan pada 1 Oktober. Hari ini (4 Oktober-red) adalah makan pertama saya. Jadi selama tiga hari, saya tidak makan -- hanya minum dari toilet," ujarnya.

Paolo Romano, seorang anggota dewan daerah dari Lombardy, Italia, juga menuturkan kekejaman 'Israel' terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla.

Berbicara kepada AFP setibanya di Bandara Istanbul, Romano mengatakan tentara 'Israel' melakukan kekerasan psikologis dan fisik. Usai kapal dicegat, para aktivis dibawa ke penjara dan ditahan tanpa diizinkan keluar, dengan menurut Romano, para aktivis tidak diberi air minum kemasan.

"Mereka membuka pintu di malam hari dan meneriaki kami dengan senjata untuk menakut-nakuti kami," katanya.

"Kami diperlakukan seperti binatang," imbuhnya. (hanoum/arrahmah.id)