Memuat...

Pria Bersenjata Tembaki Pejalan Kaki di Mesir, 8 Orang Tewas

Hanoum
Rabu, 20 Mei 2026 / 4 Zulhijah 1447 04:23
Pria Bersenjata Tembaki Pejalan Kaki di Mesir, 8 Orang Tewas
Tangkapan Layar. [Foto: X]

KAIRO (Arrahmah.id) -- Seorang pria bersenjata menembaki pejalan kaki dan warga di pusat transportasi umum di Mesir selatan hingga menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai beberapa lainnya pada Senin (18/5/2026) waktu setempat. Insiden berdarah itu terjadi di Kota Abu Tig, Kegubernuran Assiut, sekitar 320 kilometer di selatan Kairo, sebelum pelaku akhirnya tewas ditembak aparat keamanan Mesir.

Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan, seperti dilansir  Baralaman today (19/5), pelaku melepaskan tembakan secara acak ke arah warga di area terminal transportasi dan jalan umum yang ramai dilalui masyarakat. Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas di lokasi, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan, “Pasukan keamanan berhasil melacak pelaku hingga ke sebuah lahan pertanian di luar kota sebelum terjadi baku tembak yang menyebabkan pelaku tewas.”

Menurut laporan BNO News, aparat keamanan langsung melakukan pengejaran besar-besaran setelah pelaku melarikan diri dari lokasi penembakan. Polisi dan pasukan keamanan kemudian menemukan pelaku bersembunyi di area pertanian di pinggiran Abu Tig. Dalam baku tembak dengan aparat, pria bersenjata tersebut akhirnya tewas.

Hingga kini, motif penyerangan masih diselidiki. Namun Kementerian Dalam Negeri Mesir mengungkapkan bahwa pelaku sebelumnya pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa di Kairo terkait gangguan kesehatan mental. Otoritas Mesir belum merilis identitas resmi pelaku maupun para korban tewas.

Media internasional melaporkan insiden itu memicu kepanikan besar di wilayah Abu Tig yang selama ini dikenal relatif tenang dibanding kawasan Sinai yang sering dilanda kekerasan bersenjata. Sejumlah saksi mata mengatakan warga berlarian menyelamatkan diri ketika suara tembakan terdengar di sekitar terminal transportasi umum tersebut.

Mesir dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan keamanan akibat serangan kelompok militan dan aksi kekerasan bersenjata, terutama di wilayah Sinai Utara. Namun serangan terhadap warga sipil di wilayah selatan Mesir seperti Assiut tergolong jarang terjadi. (hanoum/arrahmah.id)