ZAMFARA (Arrahmah.id) -- Enam imam shalat Jumat dilaporkan diculik oleh kelompok bersenjata yang diduga bandit ketika dalam perjalanan menuju Talata Mafara, Negara Bagian Zamfara, Nigeria, untuk menghadiri acara doa bersama bagi Presiden Bola Tinubu menjelang pemilihan umum 2027. Kepolisian Zamfara telah mengonfirmasi penculikan tersebut dan melancarkan operasi pengejaran serta penyelamatan terhadap para korban.
Dilansir The Star Nigeria (13/9/2026), para imam sedang menuju kediaman mantan Gubernur Zamfara sekaligus Senator Abdul’aziz Abubakar Yari pada Sabtu (12/9). Acara tersebut digelar untuk mendoakan perdamaian, persatuan nasional, serta keberhasilan Tinubu dan Partai All Progressives Congress (APC) dalam pemilu mendatang. Sejumlah laporan menyebut ribuan ulama dan imam diundang untuk menghadiri pertemuan itu.
Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Zamfara menyatakan keenam imam diculik di sepanjang jalan penghubung Dakko–Damri, wilayah Pemerintah Daerah Bakura, ketika mereka melakukan perjalanan menuju lokasi acara. Polisi kemudian mengerahkan personel untuk melacak kelompok bersenjata yang diduga membawa para korban.
Sebelumnya, sejumlah media lokal melaporkan bahwa lima pemuka agama diculik setelah menghadiri doa bersama di kediaman Yari. Perbedaan jumlah tersebut muncul karena laporan awal menyebut penculikan terjadi setelah acara berlangsung, sementara keterangan kepolisian dan laporan lanjutan menyatakan bahwa enam imam diculik ketika masih dalam perjalanan menuju Talata Mafara. Militer Nigeria juga menegaskan bahwa tidak ada penculikan yang terjadi di kediaman Yari, melainkan di lokasi lain saat para korban bepergian.
Penculikan tersebut kembali menyoroti memburuknya situasi keamanan di Zamfara, wilayah barat laut Nigeria yang selama bertahun-tahun menghadapi aksi bandit bersenjata, penculikan untuk tebusan, dan serangan terhadap warga sipil. Kepolisian serta militer Nigeria sebelumnya telah menjalankan sejumlah operasi untuk membebaskan korban penculikan dan membatasi pergerakan kelompok bersenjata di kawasan tersebut. (hanoum/arrahmah.id)
