Memuat...

'Israel' Klaim Hancurkan Minzadeh, Fasilitas Nuklir Rahasia Bawah Tanah Iran

Zarah Amala
Rabu, 4 Maret 2026 / 15 Ramadan 1447 10:36
'Israel' Klaim Hancurkan Minzadeh, Fasilitas Nuklir Rahasia Bawah Tanah Iran
Asap mengepul dari pusat kota Teheran menyusul serangan udara 'Israel' dan AS semalam (European Pressphoto Agency).

TEHERAN (Arrahmah.id) - Eskalasi militer antara 'Israel' dan Iran mencapai titik kritis baru pada Rabu (4/3/2026). Tentara 'Israel' (IDF) mengumumkan peluncuran gelombang serangan luas ke jantung wilayah Iran, termasuk penghancuran sebuah situs militer rahasia bawah tanah yang diklaim sebagai elemen vital dalam pengembangan senjata atom Iran di dekat Teheran.

Militer 'Israel' mengeklaim telah melumpuhkan fasilitas bawah tanah strategis yang selama ini tidak terdeteksi. Situs yang diidentifikasi sebagai Minzadeh terletak di pinggiran timur Teheran. Menurut intelijen 'Israel', situs ini menjadi markas baru para ilmuwan nuklir Iran setelah fasilitas utama mereka hancur pada perang Juni 2025.

IDF menyatakan serangan presisi ini berhasil melenyapkan komponen krusial dalam kemampuan rezim Teheran untuk mengembangkan hulu ledak nuklir.

Sejak dimulainya kampanye militer Sabtu lalu (28/2), Angkatan Udara 'Israel' mengeklaim telah melumpuhkan sekitar 300 platform peluncur rudal Iran melalui lebih dari 1.600 sorti penerbangan nonstop.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) merespons dengan meluncurkan gelombang rudal baru yang menyasar pusat komando militer 'Israel'. Iran mengeklaim telah menghantam markas besar tentara dan Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv, serta posisi militer di Petah Tikva.

Ledakan besar terdengar di Tel Aviv, Yerusalem, dan Ramallah. Media 'Israel' (Channel 12) melaporkan satu orang terluka ringan akibat serpihan rudal di Tel Aviv, sementara sirene peringatan terus berbunyi di Haifa dan wilayah utara seperti Metula.

Teheran menegaskan bahwa setiap serangan akan dibalas dengan target yang mencakup kepentingan militer 'Israel' dan Amerika Serikat di seluruh kawasan.

Koresponden Al Jazeera di Teheran melaporkan ledakan dahsyat kembali mengguncang ibu kota sesaat setelah tengah malam. Serangan ini menandai hari kelima berturut-turut pengepungan udara terhadap infrastruktur militer dan ekonomi Iran. (zarahamala/arrahmah.id)