Memuat...

Empat Gelombang Aksi Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini, Hampir 6.000 Personel Gabungan Disiagakan

Ameera
Senin, 15 Juni 2026 / 30 Zulhijah 1447 11:26
Empat Gelombang Aksi Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini, Hampir 6.000 Personel Gabungan Disiagakan
Empat Gelombang Aksi Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini, Hampir 6.000 Personel Gabungan Disiagakan

JAKARTA (Arrahmah.id) – Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa kembali akan mewarnai sejumlah titik di Ibu Kota pada Senin (15/6/2026).

Sedikitnya empat demonstrasi dari berbagai organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat dijadwalkan berlangsung sejak pagi hingga siang hari.

Kepolisian pun menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus mengantisipasi potensi gangguan terhadap ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan aksi pertama akan digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK).

"Rencana unjuk rasa pukul 09.00 WIB," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Aksi tersebut akan berlangsung di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan atau sekitar Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat.

Satu jam berselang, tepatnya pukul 10.00 WIB, demonstrasi kedua akan digelar di lokasi yang sama oleh gabungan sejumlah organisasi mahasiswa dan gerakan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perisai dan Cipayung Jakarta Barat.

Aliansi tersebut terdiri atas PC PMII Jakarta Barat, GMNI Jakarta Barat, Front Mahasiswa Nasional (FMN), APWKS, AGRA, SPP, FAM UI, HMI Universitas Esa Unggul, serta BEM Universitas Trisakti.

Sementara itu, aksi ketiga dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, mulai pukul 11.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, demonstrasi tersebut akan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Adapun aksi keempat akan digelar oleh massa dari BEM Seluruh Indonesia Provinsi Jambi di kawasan Jalan Kwitang Raya, Senen, Jakarta Pusat, pada pukul 13.00 WIB.

Untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi, aparat gabungan dari berbagai unsur dikerahkan dalam jumlah besar.

"Sebanyak 5.955 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek jajaran disiagakan untuk pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum hari ini," kata Erlyn.

Terkait arus lalu lintas, pihak kepolisian menyatakan akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan jumlah massa di lapangan.

Masyarakat yang hendak beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat diimbau untuk menghindari kawasan sekitar lokasi aksi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Gelombang demonstrasi ini merupakan lanjutan dari aksi-aksi mahasiswa sebelumnya yang mengangkat berbagai isu nasional.

Mulai dari kritik terhadap kondisi perekonomian, tingginya harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak, desakan penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hingga tuntutan agar pemerintah mengevaluasi sejumlah kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada kepentingan rakyat.

Dengan banyaknya elemen yang turun ke jalan secara bergelombang, aksi hari ini diperkirakan akan menjadi salah satu konsolidasi mahasiswa terbesar di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir.

(ameera/arrahmah.id)