Memuat...

Pemuda Bersenjata Serahkan Surat Atas Nama ISIS Saat Khatib Khutbah Jumat di Irak Utara

Hanoum
Ahad, 1 November 2026 / 22 Jumadilawal 1448 05:00
Pemuda Bersenjata Serahkan Surat Atas Nama ISIS Saat Khatib Khutbah Jumat di Irak Utara
Seorang lelaki bertopeng menyerahkan surat ancaman atas nama ISIS kepada khatib salat Jumat di dua masjid di Kabupaten Kufri, Peovinsi Diyala, Irak, 30 Oktober 2026. [Foto: Kurdistan24]

KIFRI (Arrahmah.id) -- Polisi menangkap seorang pemuda bersenjata yang masuk ke masjid-masjid di Kifri saat shalat Jumat (30/10/2026) dan menyerahkan surat atas nama kelompok militan Islamic State (ISIS) kepada para khatib. Polisi menyita pistol dari tersangka, dan belum memastikan apakah ia benar-benar terkait ISIS atau tidak. Penangkapan dilakukan beberapa saat setelah kejadian, dan kasusnya kini ditangani pasukan Asayish.

Dilansir Rudaw (30/10), polisi Administrasi Garmiyan mengumumkan penangkapan pemuda bersenjata yang diduga mengancam khatib di beberapa masjid di Distrik Kifri, atas nama ISIS. Tersangka, warga Kifri, dilaporkan masuk ke sejumlah masjid saat shalat Jumat dan menyerahkan kertas bertuliskan “Negara Islam” dalam bahasa Arab kepada para khatib.

Juru bicara polisi Garmiyan, Soran Mohammed Gharib, mengatakan tersangka lahir tahun 2006, membawa pistol, dan dicurigai punya kaitan dengan ISIS. Pihak berwenang belum memastikan apakah tersangka benar-benar punya hubungan dengan ISIS.

Rincian kejadian berbeda antarmedia. Kurdistan24 dan Al Sumaria melaporkan pria bertopeng itu masuk ke dua masjid dan menyerahkan surat ancaman kepada dua mullah.

Kifri berada di wilayah yang diperebutkan Baghdad dan Erbil, sehingga status administratifnya dijelaskan berbeda. Rudaw dan Kurdistan24 menyebutnya bagian dari Administrasi Mandiri Garmiyan di Wilayah Kurdistan, sedangkan Rudaw Arabic menulis Kifri berada di Provinsi Diyala.

ISIS pernah merebut sebagian besar wilayah Irak pada 2014 dan dikalahkan secara teritorial pada 2017 oleh koalisi internasional, tetapi sisa-sisa kelompok itu masih jadi ancaman keamanan, terutama di wilayah pedesaan dan wilayah yang disengketakan.

Penyelidikan dibuka untuk mencari motif dan pihak yang mungkin berada di balik insiden itu. Sebuah rekaman video yang beredar di media sosial dan dimuat Alsumaria menampilkan momen pria bertopeng menyerahkan surat kepada imam. Keaslian rekaman itu belum diverifikasi. (hanoum/arrahmah.id)