Memuat...

Tak Berdiri Saat Lagu Kebangsaan, Dua Muslimah Dagestan Didenda

Hanoum
Ahad, 1 November 2026 / 22 Jumadilawal 1448 04:52
Tak Berdiri Saat Lagu Kebangsaan, Dua Muslimah Dagestan Didenda
Tangkapan layar. [Foto: X]

KASPIYSK (Arrahmah.id) -- Pengadilan di Kota Kaspiysk, Republik Dagestan, mendenda dua muslimah masing-masing 2.500 rubel karena tidak berdiri saat lagu kebangsaan Rusia dikumandangkan pada perayaan Hari Pengetahuan 1 September 2026. Putusan itu diumumkan humas Mahkamah Agung Dagestan pada Jumat (30/10/2026).

Dilansir Caucasian Knot (31/10), hakim pengadilan wilayah No. 103 Kaspiysk menjerat keduanya dengan Pasal 17.10 Kode Pelanggaran Administratif Rusia, soal pelanggaran tata cara penggunaan resmi lambang negara. Keduanya menghadiri perayaan resmi Hari Pengetahuan di Pusat Pendidikan Republik pada 1 September, dan tetap duduk saat lagu kebangsaan dimainkan secara resmi.

Kasus ini bukan yang pertama di Kaukasus Utara. Pada April 2025, polisi melaporkan delapan denda serupa terhadap warga Kabardino-Balkaria dan Karachay-Cherkessia seusai pertandingan olahraga, dan seorang pemuda 20 tahun dari Cherkessk didenda karena tidak berdiri di stadion.

Pada Juli 2024, delapan warga Kabardino-Balkaria, sebagian orang tua lulusan sekolah di Nalchik, didenda 3.000 rubel karena tidak berdiri saat lagu kebangsaan. Salah satunya karyawan cabang RusHydro, yang perusahaannya menuntut permintaan maaf publik.

Kantor berita lokal RIA Dagestan menyebut insiden terjadi di acara resmi, dan AiF Dagestan menyatakan putusan itu belum berkekuatan hukum tetap. Besaran denda dan alasan para terdakwa dilaporkan sama oleh sejumlah media Rusia, termasuk TV Rain dan Komsomolskaya Pravda. (hanoum/arrahmah.id)