Memuat...

Pers rilis Keputusan Perjanjian antara Ansar Al-Din dan MNLA dalam pendirian Negara Islam Azawad

Siraaj
Senin, 28 Mei 2012 / 8 Rajab 1433 08:26
Pers rilis Keputusan Perjanjian antara Ansar Al-Din dan MNLA dalam pendirian Negara Islam Azawad
Pers rilis Keputusan Perjanjian antara Ansar Al-Din dan MNLA dalam pendirian Negara Islam Azawad

MALI (Arrahmah.com) - Dalam deklarasi pendirian Negara Islam Azawad, Mujahidin Ansar Al-Din dan Gerakan Nasional untuk Pembebasan Azawad (MNLA) sepakat untuk menggunakan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai dasar hukum negara. Kedua belah pihak tersebut mengeluarkan keputusan perjanjian untuk pendirian dan pembangunan Negara Islam Azawad, sebagai berikut:

***

بسم الله الرحمن الرحيم

Keputusan Perjanjian

 

 

Antara: 

Gerakan Nasional untuk Pembebasan Azawad dengan Jama'ah Ansar Al-Din

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai" (Ali-Imran: 103)

Tunduk pada perintah Allah dalam ayat yang mulia ini, saudara-saudara dari Gerakan Nasional untuk Pembebasan Azawad dan Jama'ah Ansar Al-Din, melakukan serangkaian pertemuan dan konsultasi selama seminggu penuh, mendiskusikan konsep-konsep dasar:

- Konsep Kufur kepada Thaghut

- Konsep Al-Wala wal Bara'

- Perlunya pendirian Negara Islam di Azawad ini karena kami diperintahkan oleh Tuhan Semesta Alam dalam firman-Nya, "(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan." (Al-Hajj: 41)

Kedua belah Pihak:

- Menekankan pada pemegangan Kemerdekaan Azawad, dengan pengakuan total dan menghormati perbatasan negara-negara tetangga.

- Berkomitmen untuk bekerja pada pendirian dan pembangunan sebuah Negara Islam di Azawad yang metodologinya adalah Kitab Suci Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW berdasarkan pemahaman para Salafus shalih.

- Memutuskan untuk bergabung untuk kepentingan yang lebih tinggi dari Islam dan Kaum Muslimin di tanah rakyat Azawad ini.

- Berkomitmen - sebagai hasil dari itu - untuk menggabungkan pasukan bersenjata mereka segera, untuk membentuk sebuah persatuan Tentara.

- Bersepakat untuk membentuk sebuah badan eksekutif transisi atas nama: "Dewan Transisi Negara Islam Azawad".

- Bersepakat untuk bendera khusus untuk Negara Islam Azawad.

- Menyeru kepada semua kelompok Azawad yang bersifat organisasi untuk perlunya mengambil inisiatif dan berkerja bergabung dengan kerangka kerja baru ini.

- Dewan Transisi Negara Islam Azawad bekerja untuk menyusun rencana untuk melaksanakan ketentuan dari perjanjian ini.

- Pernjanjian ini akan mulai berlaku setelah penandatanganan ini.

Gao, 5 Rajab 1433 H

Sesuai dengan 26 Mei 2012

Atas nama Gerakan Nasional Pembebasan Azawad dan Jam'ah Ansar Al-Din

Bilal Ag Charif Alghabass Ag Intalla (Sekjen MNLA)

***

(siraaj/arrahmah.com)