Memuat...

Prabowo: Indonesia Siap Keluar dari Board of Peace Jika Tak Membantu Kemerdekaan Palestina

Ameera
Jumat, 6 Maret 2026 / 17 Ramadan 1447 21:30
Prabowo: Indonesia Siap Keluar dari Board of Peace Jika Tak Membantu Kemerdekaan Palestina
Prabowo: Indonesia Siap Keluar dari Board of Peace Jika Tak Membantu Kemerdekaan Palestina

JAKARTA (Arrahmah.id) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia siap keluar dari forum internasional Board of Peace (BoP) apabila keikutsertaan dalam organisasi tersebut tidak membantu perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo di hadapan lebih dari 160 kiai dan ulama dalam acara silaturahmi dan dialog yang digelar di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/3/2026).

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjadikan keterlibatan Indonesia dalam BoP semata-mata demi kemerdekaan Palestina.

“Soal BoP, beliau bertekad tujuannya untuk kemerdekaan Palestina. Jika tidak untuk kemerdekaan Palestina, beliau siap mundur. Itu yang terbaru dari beliau,” ujar Cholil Nafis.

Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo bahkan menyampaikan secara langsung komitmen tersebut kepada para ulama.

“Janjinya, kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur. Beliau berjanji yang dilakukannya di BoP untuk kemerdekaan Palestina, untuk kepentingan Palestina. Kalau tidak untuk kepentingan Palestina, beliau mundur,” lanjutnya.

Menurut Cholil, pertemuan tersebut juga membahas perkembangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk serangan gabungan Amerika Serikat dan "Israel" terhadap Iran.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembahasan mengenai BoP secara khusus difokuskan pada upaya mencari solusi bagi konflik Palestina.

Board of Peace sendiri merupakan forum diplomasi internasional yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Forum tersebut diklaim bertujuan mendukung rekonstruksi Gaza pascaperang serta mendorong terciptanya kemerdekaan Palestina.

Namun keberadaan forum tersebut menuai kontroversi di berbagai kalangan, terutama setelah Amerika Serikat sebagai penggagas BoP turut terlibat dalam serangan terhadap Iran.

Sekretaris Majelis Syuro DPP Front Persaudaraan Islam, Habib Hanif Alatas, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menjelaskan posisi Indonesia yang tetap berada dalam forum BoP untuk saat ini, namun dengan syarat jelas.

Menurut Habib Hanif, Presiden menyatakan Indonesia akan mempertimbangkan untuk keluar apabila forum tersebut tidak lagi memberikan manfaat bagi perjuangan Palestina maupun kepentingan nasional Indonesia.

“Presiden tadi menyampaikan kalau melihat tidak ada kemaslahatan lagi untuk Palestina, tidak ada peluang untuk memperjuangkan kemaslahatan Palestina dan tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia, Presiden akan menarik diri,” kata Habib Hanif usai pertemuan.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama, Nusron Wahid, menjelaskan bahwa Presiden juga menanggapi berbagai desakan dari sejumlah pihak agar Indonesia segera keluar dari BoP.

Namun menurut Nusron, Presiden menilai forum tersebut saat ini masih menjadi jalur diplomasi paling realistis untuk mendorong terciptanya perdamaian jangka panjang di Gaza.

“Pak Presiden juga mempertanyakan, kalau ada yang mendesak kita keluar dari BoP, lalu kita berunding untuk menciptakan perdamaian itu di forum apa? Karena forum perundingan perdamaian Palestina dan Gaza yang ada saat ini adalah BoP,” ujar Nusron.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Indonesia masih memandang BoP sebagai sarana diplomasi yang perlu dicoba terlebih dahulu untuk mendorong terciptanya stabilitas dan kemerdekaan Palestina.

“Posisi Pak Presiden, bangsa Indonesia sudah menerima BoP ini sebagai sarana ikhtiar menuju perdamaian. Setidaknya ikhtiar ini dicoba dulu. Jangan sampai ikhtiarnya belum dilakukan, sudah diminta keluar terlebih dahulu,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.id)