Memuat...

IS-Sahel Kuasai Menaka, Aktivitas Warga Tetap Berjalan di Bawah Kontrol Militan

Hanoum
Rabu, 29 April 2026 / 12 Zulkaidah 1447 03:57
IS-Sahel Kuasai Menaka, Aktivitas Warga Tetap Berjalan di Bawah Kontrol Militan
Gerbang kota Menaka. [Foto: X]

BAMAKO (Arrahmah.id) -- Kelompok militan Islamic State Sahel Province (IS-Sahel) dilaporkan telah mengonsolidasikan kendali atas kota Menaka di Mali utara, dengan militan mendirikan pos pemeriksaan dan beroperasi terbuka, sementara aktivitas warga setempat tetap berlangsung seperti biasa di tengah situasi tersebut.

Dilansir Reuters (28/4/2026), kota Menaka jatuh ke tangan IS-Sahel pada 28 April 2026. Sejak itu, kelompok tersebut mengambil alih sejumlah titik strategis, termasuk gedung administrasi gubernur, yang digunakan sebagai basis operasional sementara.

Menurut Reuters, perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Mali, dengan kelompok-kelompok militan memperluas pengaruhnya di wilayah utara dan timur negara tersebut.

Sumber di lapangan menyebut bahwa para militan terlihat berpatroli di jalanan dan mendirikan checkpoint di sejumlah akses utama kota. Meski demikian, warga sipil dilaporkan tetap menjalankan aktivitas harian, termasuk berdagang dan bertransportasi, tanpa gangguan signifikan dalam tahap awal pengambilalihan tersebut.

Seorang warga lokal Menaka, yang tidak disebutkan namanya demi alasan keamanan, menggambarkan situasi di lapangan.

“Mereka ada di mana-mana, tetapi kehidupan tetap berjalan. Kami hanya mencoba beradaptasi dengan situasi yang ada,” ujarnya.

Selain menguasai fasilitas pemerintahan, militan juga dilaporkan mengambil alih kendaraan milik otoritas lokal yang berada di kompleks administrasi tersebut. Mereka bahkan disebut menghabiskan malam pertama di gedung pemerintahan setelah pengambilalihan kota.

Peristiwa ini menjadi bagian dari tren peningkatan aktivitas kelompok bersenjata di Mali, yang dalam beberapa waktu terakhir melancarkan serangan terkoordinasi terhadap militer dan memperluas kontrol wilayah. Pemerintah Mali sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait jatuhnya Menaka, namun sebelumnya menegaskan akan terus melakukan operasi militer untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok ekstremis.

Situasi keamanan di Mali tetap menjadi perhatian internasional, terutama karena konflik yang melibatkan berbagai kelompok bersenjata, termasuk yang berafiliasi dengan jaringan ISIS dan al-Qaeda, serta keterlibatan aktor asing dalam mendukung pemerintah.

Penguasaan Menaka oleh IS-Sahel memperkuat kekhawatiran akan semakin meluasnya wilayah yang berada di luar kendali pemerintah, sekaligus menunjukkan kompleksitas konflik yang masih berlangsung di kawasan Sahel. (hanoum/arrahmah.id)