HEBRON (Arrahmah.id) - Kabar duka datang dari wilayah Tepi Barat yang diduduki. Tiga wanita Palestina dilaporkan tewas setelah serpihan rudal Iran menghantam sebuah salon kecantikan di kota Beit Awwa, Hebron, pada Rabu (18/3/2026). Insiden ini terjadi di tengah hujan rudal yang ditembakkan Iran ke arah Israel, di mana sebagian serpihan jatuh di wilayah pemukiman Palestina.
Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengonfirmasi bahwa selain tiga korban jiwa, terdapat 13 orang lainnya yang terluka, dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis. Para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Pemerintah Dura dan beberapa rumah sakit di Hebron untuk mendapatkan perawatan intensif.
Serpihan rudal jatuh tepat di sebuah bangunan semi-permanen (caravan) logam yang difungsikan sebagai salon wanita di samping sebuah rumah warga di Beit Awwa. Serpihan rudal tidak hanya jatuh di Beit Awwa, tetapi juga dilaporkan ditemukan di beberapa lokasi lain di provinsi Hebron, termasuk kota Deir Samet dan pusat kota Hebron.
Tim medis dan pertahanan sipil bekerja ekstra keras mengevakuasi para wanita yang terjebak di dalam bangunan salon yang hancur. Mayoritas luka disebabkan oleh hantaman logam panas dan reruntuhan bangunan.
Sejak perang pecah pada 28 Februari, tim penjinak bom kepolisian Palestina telah berulang kali menangani sisa-sisa proyektil dan rudal yang jatuh di berbagai kota di Tepi Barat untuk mencegah jatuhnya korban lebih lanjut.
Selain di Hebron, serangan rudal Iran tengah malam tadi juga menyebabkan kerusakan di Tel Aviv dan menelan satu korban jiwa di pihak Israel menurut laporan medis setempat.
Jatuhnya korban sipil di Hebron menambah daftar panjang dampak negatif perang Iran-AS-'Israel' terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan. Otoritas pertahanan sipil terus menghimbau warga untuk segera mencari perlindungan di dalam bangunan beton yang kokoh dan menjauh dari jendela atau struktur logam saat sirine bahaya terdengar, guna menghindari risiko terkena serpihan intersep rudal. (zarahamala/arrahmah.id)
