Memuat...

AS dan Hamas Bertemu di Kairo, Bahas Kelanjutan Gencatan Senjata Gaza

Hanoum
Jumat, 17 April 2026 / 29 Syawal 1447 08:49
AS dan Hamas Bertemu di Kairo, Bahas Kelanjutan Gencatan Senjata Gaza
Foto ilustrasi. [Foto: streamlinefeed]

KAIRO (Arrahmah.id) -- Delegasi Amerika Serikat dan kelompok perlawanan Palestina Hamas melakukan pertemuan langsung di Kairo pada awal pekan ini sebagai upaya mendorong kelanjutan proses gencatan senjata di Jalur Gaza yang tengah mengalami stagnasi. Pertemuan ini menjadi kontak langsung pertama antara kedua pihak sejak kesepakatan gencatan senjata sebelumnya tercapai.

Menurut laporan Egypt Independent (16/4/2026), delegasi AS yang dipimpin penasihat senior Aryeh Lightstone bertemu dengan kepala negosiator Hamas Khalil al-Hayya pada Selasa malam. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Mesir sebagai mediator utama dalam proses diplomasi.

Pembicaraan ini difokuskan pada upaya melanjutkan tahapan berikutnya dari gencatan senjata yang selama ini rapuh. Salah satu agenda utama adalah memastikan implementasi kesepakatan yang telah dicapai sebelumnya, termasuk pertukaran tahanan, distribusi bantuan kemanusiaan, serta penghentian aksi militer di wilayah Gaza.

Media internasional seperti WION melaporkan bahwa pembahasan juga mencakup isu sensitif seperti perlucutan senjata Hamas dan kemungkinan penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza. Namun, perbedaan pandangan antara kedua pihak masih menjadi hambatan utama dalam mencapai kemajuan signifikan.

Seorang pejabat yang terlibat dalam proses negosiasi mengatakan, “Pembicaraan ini penting untuk menjaga keberlanjutan gencatan senjata, meskipun masih banyak perbedaan yang harus dijembatani.”

Selain itu, laporan lain menyebut bahwa Hamas menegaskan posisinya bahwa 'Israel' harus terlebih dahulu memenuhi komitmen dalam kesepakatan sebelumnya sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Hal ini memperlihatkan adanya ketidakpercayaan yang masih kuat di antara pihak-pihak yang terlibat.

Pertemuan ini berlangsung di tengah meningkatnya tekanan internasional untuk mempertahankan gencatan senjata dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut di Gaza. Mesir, bersama dengan pihak mediator lainnya, terus berupaya menjembatani perbedaan agar proses negosiasi tidak kembali gagal.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait hasil pertemuan tersebut, sementara Hamas menyatakan pembicaraan masih dalam tahap awal dan membutuhkan waktu untuk mencapai kesepakatan konkret. (hanoum/arrahmah.id)