Memuat...

Dewan Gereja: Serangan 'Israel' terhadap Umat Kristen di Palestina Meningkat Tajam

Hanoum
Senin, 4 Mei 2026 / 17 Zulkaidah 1447 04:31
Dewan Gereja: Serangan 'Israel' terhadap Umat Kristen di Palestina Meningkat Tajam
Umat Kristen Palestina. [Foto: PBS]

TEPI BARAT (Arrahmah.id) -- Dewan Gereja di Palestina melaporkan peningkatan signifikan serangan terhadap komunitas Kristen oleh pemukim 'Israel', dalam laporan terbaru yang dirilis awal Mei 2026 di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Laporan tersebut disampaikan oleh Dewan Gereja Yerusalem dan dikutip oleh media internasional seperti Press TV dan Countercurrents (3/5/2026). Dalam laporan itu disebutkan bahwa kekerasan terhadap warga non-Yahudi, termasuk umat Kristen Palestina, telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Insiden yang dilaporkan mencakup penyerangan terhadap tempat ibadah, intimidasi terhadap rohaniwan, serta vandalisme terhadap properti milik komunitas Kristen di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Seorang perwakilan Dewan Gereja menyampaikan keprihatinan atas kondisi tersebut.

“Kami menyaksikan peningkatan serangan yang terorganisir terhadap komunitas Kristen, yang mengancam keberadaan mereka di tanah ini,” ujar perwakilan Dewan Gereja Yerusalem.

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa tindakan kekerasan tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga memicu ketakutan dan mendorong sebagian warga Kristen untuk meninggalkan wilayah tersebut.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah 'Israel' terkait laporan tersebut. Namun, isu kekerasan oleh pemukim terhadap warga Palestina telah lama menjadi perhatian internasional dan sering dikritik oleh berbagai organisasi hak asasi manusia.

Perkembangan ini mempertegas kekhawatiran akan semakin rentannya komunitas minoritas di Palestina, sekaligus menambah tekanan terhadap upaya internasional dalam menjaga stabilitas dan perlindungan hak-hak sipil di kawasan tersebut. (hanoum/arrahmah.id)