Memuat...

India Menyetujui Pembelian Senjata Senilai 25 Miliar USD, Termasuk Sistem Rudal Rusia

Hanin Mazaya
Sabtu, 28 Maret 2026 / 9 Syawal 1447 18:44
India Menyetujui Pembelian Senjata Senilai 25 Miliar USD, Termasuk Sistem Rudal Rusia
Sistem pertahanan udara S-400 Rusia. (Foto: AFP)

NEW DELHI (Arrahmah.id) - India telah menyetujui pembelian peralatan pertahanan senilai sekitar $25 miliar, kata Kementerian Pertahanan, termasuk sistem rudal jarak jauh S-400 buatan Rusia.

Persetujuan tersebut diberikan oleh Dewan Akuisisi Pertahanan, yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Rajnath Singh, menurut pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat malam (27/3/2026).

Kementerian mengatakan telah menyetujui 55 proposal senilai 6,73 triliun rupee ($71 miliar) pada tahun fiskal 2025-2026 hingga saat ini.

Kementerian juga telah menandatangani kontrak pengadaan modal senilai 2,28 triliun rupee ($25 miliar), yang tertinggi dalam satu tahun fiskal, lansir AFP.

Untuk angkatan udara, item yang disetujui termasuk pesawat angkut menengah baru untuk menggantikan pesawat AN-32 dan IL-76 lama, sistem pertahanan udara S-400 tambahan, drone, dan peningkatan mesin jet tempur Su-30.

Meskipun India telah memperluas pembelian pertahanan dari Amerika Serikat, Prancis, dan "Israel" dalam beberapa tahun terakhir, pesanan S-400 baru dan peningkatan Su-30 menunjukkan bahwa Rusia tetap menjadi pemasok pertahanan yang penting.

Sistem S-400 akan “menangkal ancaman udara jarak jauh musuh,” sementara “Pesawat Serang Tanpa Awak,” atau drone bersenjata, akan mampu melakukan serangan dan pengawasan, demikian pernyataan tersebut.

Untuk angkatan darat, dewan menyetujui sistem pelacakan pertahanan udara, amunisi tank penembus lapis baja, radio, artileri, dan sistem pengawasan udara untuk pemantauan medan perang. (haninmazaya/arrahmah.id)