Memuat...

Kami Hanya Lindungi Orang Yahudi”, Pengakuan Tentara 'Israel' di Tepi Barat

Zarah Amala
Senin, 14 September 2026 / 3 Rabiulakhir 1448 11:07
Kami Hanya Lindungi Orang Yahudi”, Pengakuan Tentara 'Israel' di Tepi Barat
Cuplikan video yang direkam aktivis Rusia Andrei X saat mendokumentasikan tindakan tentara 'Israel' di Desa Burqa, sebelah timur Ramallah (media sosial).

RAMALLAH (Arrahmah.id) - Jurnalis dan aktivis Rusia Andrei X mendokumentasikan video dari Desa Burqa, timur Ramallah, yang menunjukkan tentara 'Israel' mengarahkan senjata kepada warga Palestina di tengah serangan pemukim.

Dalam video tersebut, seorang tentara mengatakan keberadaan mereka hanya untuk melindungi orang Yahudi dan meminta warga meninggalkan lokasi setelah kawasan itu dinyatakan sebagai zona militer tertutup.

Andrei X mengatakan tentara 'Israel' menolak melindungi warga Palestina dari serangan pemukim. Menurutnya, pasukan juga mengusir jurnalis dan aktivis agar serangan tersebut tidak didokumentasikan.

Video itu juga memperlihatkan seorang tentara menunjukkan melalui telepon selulernya perintah yang menetapkan kawasan tersebut sebagai zona militer tertutup.

Sebelumnya, kantor berita Palestina WAFA melaporkan pemukim 'Israel' menyerang pinggiran Desa Burqa dan melempari rumah serta kendaraan dengan batu.

Pada Ahad malam (13/9/2026), dua warga Palestina, Muhammad Darwish dan Nisha'at Shtayyeh, terluka dan mengalami memar setelah dipukuli pemukim di kawasan Wadi al-Shaer, timur Salfit, saat berada di lahan mereka.

Di kawasan Wadi al-Balat, dekat jalan Ramallah-Nablus, pemukim juga dilaporkan membakar lahan pertanian Palestina. Organisasi hak asasi al-Baidar mengatakan kebakaran merusak lahan yang menjadi sumber penghidupan warga.

Di Desa Deir Jarir, timur Ramallah, pemukim juga dilaporkan masuk ke permukiman warga dan melepaskan tembakan di antara rumah-rumah Palestina.

Dalam waktu bersamaan, pasukan 'Israel' menangkap dua warga Palestina dan menahan seorang aktivis asing saat melakukan operasi di sejumlah desa dan kota di Tepi Barat.

WAFA melaporkan seorang aktivis asing beserta kendaraannya ditahan di sebuah pos pemeriksaan di pintu masuk barat Desa al-Mughayyir, timur laut Ramallah. Penutupan dan pemeriksaan ketat di pos tersebut menyebabkan kemacetan panjang.

Di selatan Tepi Barat, seorang warga Palestina ditangkap dalam penggerebekan di Desa al-Tabqa, selatan Hebron.

Pasukan 'Israel' juga menyerbu Desa Kafr Ain, barat laut Ramallah, dan melepaskan tembakan. Dalam operasi tersebut, seorang pemuda Palestina berusia 23 tahun, Shahid Mustafa Yusuf Maatan, ditangkap ketika sedang bekerja di sebuah sekolah swasta di Desa Rammun.

Di Anata, timur laut Yerusalem, pasukan Israel mengerahkan sejumlah kendaraan militer dan menyebar di jalan-jalan serta permukiman. Pasukan juga menyerbu Desa Faqqu'a dan al-Fandaqumiya di wilayah Jenin serta menggerebek sebuah rumah di Arraba.

Serangan pemukim 'Israel' dan operasi militer di Tepi Barat meningkat sejak perang Gaza dimulai pada Oktober 2023. Data resmi Palestina mencatat lebih dari 1.190 warga Palestina tewas dan lebih dari 13.000 lainnya terluka dalam periode tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)