Memuat...

Maladewa Peringati 900 Tahun Masuknya Islam

Ameera
Senin, 14 September 2026 / 3 Rabiulakhir 1448 13:53
Maladewa Peringati 900 Tahun Masuknya Islam
Maladewa Peringati 900 Tahun Masuknya Islam

HULHUMALE (Arrahmah.id) — Maladewa merayakan 900 tahun sejak masuknya Islam ke negara kepulauan tersebut dengan menggelar upacara akbar di Taman Pusat Hulhumale, Sabtu malam.

Peringatan tersebut dihadiri Presiden Maladewa Mohamed Muizzu bersama Ibu Negara Sajidha Mohamed, Wakil Presiden Hussain Mohamed Latheef, Ketua Parlemen Abdul Raheem Abdulla, sejumlah menteri, anggota parlemen, tokoh agama, serta para duta besar negara-negara sahabat.

Dalam pidatonya, Muizzu menegaskan bahwa Islam memiliki peran fundamental dalam membentuk identitas, kedaulatan budaya, dan kemerdekaan bangsa Maladewa.

Menurutnya, masuknya Islam membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat Maladewa, termasuk dalam aspek keagamaan dan sosial.

“Bimbingan Islam telah menghapus kegelapan kemusyrikan dan ketimpangan sosial yang ada dalam masyarakat Maladewa sebelum mereka memeluk Islam,” kata Muizzu dalam pernyataan yang dikeluarkan pemerintah, dikutip dari Barnama, Senin (14/9/2026).

Muizzu mengatakan, ajaran Islam menanamkan keyakinan bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang setara di hadapan Allah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesucian hidup, kehormatan, serta harta benda masyarakat.

Presiden Maladewa itu menilai nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah dan pembentukan kehidupan sosial masyarakat Maladewa selama berabad-abad.

Soroti Bahaya Zat Memabukkan


Dalam pidatonya, Muizzu juga menyoroti persoalan konsumsi zat-zat memabukkan. Ia menyebut masalah tersebut sebagai persoalan serius karena dampaknya dapat merusak keluarga sekaligus kehidupan sosial masyarakat.

Menurut Muizzu, upaya menjaga masyarakat dari berbagai bentuk perilaku yang merusak harus menjadi perhatian bersama. Ia menekankan pentingnya memperkuat nilai-nilai yang dapat melindungi keluarga dan generasi muda.

Bentuk Lembaga Investasi Wakaf


Selain membahas sejarah masuknya Islam dan tantangan sosial, Muizzu mengumumkan pembentukan Maldives Awqaf Investments Limited.

Lembaga tersebut akan berperan dalam mendukung pembangunan infrastruktur sosial serta menjalankan kegiatan usaha yang sesuai dengan prinsip halal.

Pembentukan lembaga investasi wakaf itu diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan aset wakaf untuk kepentingan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sosial dan ekonomi Maladewa.

Perayaan 900 tahun masuknya Islam menjadi momentum bagi pemerintah Maladewa untuk menegaskan kembali posisi Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagi pemerintah, perjalanan panjang Islam di Maladewa bukan hanya bagian dari sejarah keagamaan, tetapi juga berkaitan erat dengan pembentukan identitas dan budaya masyarakat negara kepulauan tersebut.

Acara di Taman Pusat Hulhumale berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, serta perwakilan diplomatik negara-negara sahabat.

Peringatan itu sekaligus menjadi ajang untuk mengenang perjalanan sembilan abad Islam di Maladewa dan perannya dalam membentuk kehidupan masyarakat hingga saat ini.

(ameera/arrahmah.id)