KABUL (Arrahmah.id) - Menanggapi pernyataan baru-baru ini oleh kepala angkatan bersenjata Pakistan mengenai dugaan penggunaan wilayah Afghanistan terhadap Pakistan, Imarah Islam Afghanistan menolak klaim tersebut dan menegaskan bahwa mereka tidak akan mengizinkan wilayah Afghanistan digunakan untuk melawan negara mana pun.
Zabihullah Mujahid, juru bicara Imarah Islam, mengatakan bahwa mencegah penggunaan wilayah Afghanistan terhadap negara lain adalah bagian dari kebijakan keseluruhan dan kepentingan nasional Afghanistan, dan bahwa Imarah Islam menanggapi masalah ini dengan serius, lansir Tolo News (12/5/2026).
Ia menekankan: “Wilayah Afghanistan tidak digunakan untuk melawan negara mana pun, dan Imarah Islam serius dalam hal ini. Ini adalah bagian dari strategi dan kepentingan nasional Afghanistan. Kebijakan kami adalah kami tidak mengizinkan wilayah Afghanistan digunakan untuk melawan negara mana pun, termasuk Pakistan.”
Pada saat yang sama, duta besar Pakistan di Kabul, sambil menyampaikan beberapa kekhawatiran, menekankan komitmen Pakistan untuk menjaga hubungan persaudaraan dengan Afghanistan.
Sementara itu, pemimpin Partai Awami Nasional Balochistan, dalam sebuah pertemuan, mengkritik kebijakan Islamabad dan mengatakan pemerintah sedang berusaha mendorong negara itu menuju perang agama baru.
Asghar Khan Achakzai menambahkan: “Kami percaya bahwa para ulama di negara kami adalah individu yang bijaksana, berakal sehat, dan kompeten. Pemerintah berusaha menyeret negara ini ke dalam perang agama baru. Semoga Tuhan melarang fatwa agama dikeluarkan dari Afghanistan terhadap ulama kami, atau dari ulama kami terhadap mereka, yang menyebabkan negara ini jatuh ke dalam krisis baru lainnya.”
Pada saat yang sama, beberapa analis politik percaya bahwa Islamabad berusaha menghubungkan kegagalan keamanan internalnya dengan Afghanistan melalui tuduhan tersebut. Menurut mereka, kelanjutan tuduhan tersebut dapat membayangi hubungan antara Kabul dan Islamabad.
Analis politik Hanif Khan Karokhail mengatakan: “Jika Pakistan tidak menyelesaikan masalah internalnya, atau setidaknya berhenti menghubungkannya dengan Afghanistan, hubungan antara kedua negara tidak akan membaik. Masalah yang diciptakan oleh pemerintah Pakistan harus diselesaikan sendiri.”
Hal ini terjadi setelah para pejabat Pakistan berulang kali mengklaim dalam beberapa pekan terakhir bahwa wilayah Afghanistan digunakan untuk melawan Pakistan — tuduhan yang secara konsisten ditolak oleh Imarah Islam. (haninmazaya/arrahmah.id)
