Memuat...

Lagi, warga sipil Bahrain meninggal akibat tembakan gas beracun pasukan rezim

Siraaj
Rabu, 25 Januari 2012 / 2 Rabiulawal 1433 23:00
Lagi, warga sipil Bahrain meninggal akibat tembakan gas beracun pasukan rezim
Lagi, warga sipil Bahrain meninggal akibat tembakan gas beracun pasukan rezim

BAHRAIN (Arrahmah.com) - Sedikitnya dua warga sipil Bahrain yang sedang melakukan demonstrasi anti pemerintah telah meninggal akibat luka yang diderita dalam demonstrasi setelah gas air mata beracun ditembakkan pasukan rezim Bahrain didukung oleh pasukan rezim Saudi, seperti yang dilaporkan presstv.

Haji Ali Al-Sukari meninggal setelah menghirup gas air mata beracun yang ditembakkan pada dirinya selama demonstrasi anti-rezim di luar ibukota, Manama, Selasa (24/1/2012).

Yang lainnya, Syaikh Abbas meninggal di sebuah rumah sakit setelah ia dibawa ke sana dua bulan lalu akibat menghirup gas beracun itu dan dipukuli oleh pasukan rezim selama demonstrasi.
 
Pasukan rezim Bahrain-Saudi melanjutkan kekerasan mereka kepada para demonstran di negara itu dengan dalih mematikan demonstrasi.

Sebelumnya, pada Jumat (20/1), seorang pria 25 tahun di Bahrain juga meninggal karena menghirup gas beracun akibat serangan yang dilakukan pasukan rezim di desa utara Jidhafs.

Armada Kelima Bahrain dan Angkatan Laut AS bersama-sama dengan negara-negara Teluk Persia di Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, telah menerima peralatan militer dari Amerika Serikat.
 
Puluhan orang telah gugur dan ratusan lainnya ditangkap atau dipecat dari pekerjaan mereka sejak awal revolusi rakyat Bahrain pada bulan Februari 2011.
 
(siraaj/arrahmah.com)