Memuat...

Lima Warga Palestina Gugur, 'Israel' Terus Langgar Gencatan Senjata di Gaza

Zarah Amala
Kamis, 15 Oktober 2026 / 5 Jumadilawal 1448 11:02
Lima Warga Palestina Gugur, 'Israel' Terus Langgar Gencatan Senjata di Gaza
Warga Gaza kembali mengantar para syuhada ke peristirahatan terakhir. Jumlah korban jiwa terus bertambah setiap hari. (Associated Press)

GAZA (Arrahmah.id) - Sedikitnya lima warga Palestina, termasuk seorang perempuan, gugur akibat serangan dan tembakan pasukan 'Israel' di Jalur Gaza pada Rabu (14/10/2026). Serangan artileri, tembakan drone, dan penghancuran bangunan juga terus berlangsung di sejumlah wilayah, meski kesepakatan gencatan senjata masih berlaku.

Menurut laporan Al Jazeera, salah satu korban adalah Saddam Rami al-Za'anin, yang gugur ditembak pasukan 'Israel' di kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara. Sementara itu, Muhammad Fauzi al-Jamla meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya setelah serangan 'Israel' menghantam kawasan Tal al-Hawa di barat daya Kota Gaza beberapa hari sebelumnya.

Pada Rabu (14/10) dini hari, seorang perempuan bernama Rim Awad juga gugur setelah pesawat 'Israel' menyerang sebuah apartemen di dekat persimpangan Abu Talal, kawasan Remal di barat Kota Gaza. Sejumlah warga lainnya dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Sumber-sumber lapangan menyebut helikopter 'Israel' juga menyerang sebuah apartemen di kawasan Al-Abbas, Kota Gaza barat, hingga memicu kebakaran. Petugas pertahanan sipil berhasil memadamkan api, sementara tim ambulans mengevakuasi jenazah korban.

Secara terpisah, Kantor Berita Safa melaporkan dua warga Palestina gugur dan seorang lainnya terluka akibat serangan 'Israel' terhadap sebuah kendaraan di Jalan Al-Jiyah, wilayah Al-Qarara, utara Khan Yunis, Gaza selatan.

Di Kota Gaza, tank-tank 'Israel' melepaskan tembakan intensif ke kawasan timur lingkungan Tuffah, disertai serangan artileri. Tembakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan lain, termasuk Sidra, Sahaba, Daraj, Naffaq, dan Yafa.

Drone jenis quad-copter 'Israel' turut melepaskan tembakan di sekitar Lapangan Shawa di bagian timur kota. Tembakan juga dilaporkan mengarah ke kawasan Remal, Zaitoun, dan Asqula, termasuk ke arah rumah-rumah warga.

Di Jabalia dan sekitar Kolam Sheikh Radwan, Gaza utara, tembakan drone kembali dilaporkan. Pada saat yang sama, kendaraan militer 'Israel' terus melepaskan tembakan di bagian timur Kota Gaza dan kawasan Tuffah.

Menurut laporan Al Jazeera, kendaraan militer 'Israel' yang dipasangi bahan peledak bergerak menuju persimpangan Sinafour di timur Kota Gaza untuk menghancurkan sejumlah bangunan. Ledakan besar kemudian terdengar setelah operasi penghancuran tersebut.

Pergerakan tank di Jalan Al-Sikka, kawasan Tuffah, juga disertai tembakan intensif dan perluasan wilayah yang dikenal sebagai Garis Kuning ke arah kawasan tersebut. Serangan artileri di timur Kota Gaza berlanjut hingga pagi hari.

Di Gaza tengah, kendaraan militer Israel melepaskan tembakan intensif di timur laut kamp pengungsi Bureij. Serangan artileri juga dilaporkan menghantam kawasan di sebelah timur Stasiun Tamraz.

Drone quad-copter 'Israel' menyerang sebuah kios di dekat Bundaran Atiyan, timur laut Bureij, menggunakan bom pembakar. Serangan itu memicu kebakaran yang berhasil dipadamkan warga sekitar. Tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut.

Di Deir al-Balah, helikopter 'Israel' terpantau terbang di atas wilayah barat dan tengah kota serta melakukan serangan udara. Sementara itu, di Khan Yunis, Gaza selatan, kendaraan militer 'Israel' melepaskan tembakan ke wilayah timur dan selatan kota, disertai bombardemen artileri.

Kapal-kapal perang 'Israel' juga dilaporkan menembakkan peluru dan melepaskan tembakan di perairan Gaza.

Rangkaian serangan tersebut berlangsung di tengah laporan berkelanjutan mengenai pelanggaran gencatan senjata oleh 'Israel'. Perluasan wilayah kendali militer di sekitar Garis Kuning, disertai tembakan dan penghancuran bangunan, semakin membahayakan warga Palestina yang beraktivitas di kawasan tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)