AFYONKARAHISAR (Arrahmah.id) -- Seorang pria bersenjata senapan membunuh delapan orang di tiga lokasi pedesaan di Provinsi Afyonkarahisar, Turki barat, Kamis (5/11/2026) sore, dan melukai parah satu orang lain. Polisi menangkap tersangka di Provinsi Eskişehir yang bersebelahan. Motif penembakan belum diketahui.
Dilansir Dawn/AFP (6/11), kantor Gubernur Afyonkarahisar menyatakan delapan warga tewas dan satu orang terluka parah dalam serangan bersenjata di provinsinya. Insiden terjadi pada sore hari di kawasan pedesaan dekat Afyonkarahisar, kota di antara ibu kota Ankara dan kota pesisir Izmir.
Menurut kantor berita Anadolu, tiga korban ditemukan di Desa Ayazini dan tiga lainnya di Desa Kıyır. Dua perempuan yang tertembak di Desa Yukarıtandır meninggal di rumah sakit meski sempat dilarikan untuk perawatan. Stasiun televisi NTV melaporkan polisi mengejar tersangka yang melarikan diri dengan mobil merah.
Daily Sabah menulis dua korban perempuan adalah guru. Menurut media itu, tersangka kabur ke Eskişehir, merampas kendaraan di lingkungan Kırka, Distrik Seyitgazi, lalu ditemukan setelah tip warga. Pasukan jandarma menemukan SUV-nya terjebak di lumpur. Pihak berwenang menangkapnya setelah operasi pencarian besar-besaran.
Kejaksaan Agung Afyonkarahisar membuka penyelidikan dengan satu wakil jaksa kepala dan tiga jaksa. Penyidik juga memeriksa kemungkinan kaitan penembakan ini dengan penembakan seorang perempuan di Afyonkarahisar sebelumnya, menurut AP.
Turki mengalami beberapa insiden penembakan massal tahun ini. Pada Mei, seorang pria bersenjata senapan menewaskan enam orang dan melukai delapan lainnya di Tarsus dan Çamlıyayla, Mersin. Dawn juga memberitakan penembakan di sekolah-sekolah Turki sebelumnya, termasuk satu yang menewaskan sembilan orang dan melukai 13 orang. (hanoum/arrahmah.id)
