Memuat...

Serangan 'Israel' di Gaza Tewaskan Empat Orang dan Lukai 11 Lainnya, Dua Korban Susul Meninggal

Zarah Amala
Sabtu, 7 November 2026 / 28 Jumadilawal 1448 11:58
Serangan 'Israel' di Gaza Tewaskan Empat Orang dan Lukai 11 Lainnya, Dua Korban Susul Meninggal
Dua warga Palestina, termasuk seorang mahasiswa kedokteran, meninggal dunia pada Jumat akibat serangan 'Israel' sebelumnya. (Foto: media sosial, via QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Dua warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (6/11/2026) pagi akibat luka-luka yang mereka derita dalam serangan 'Israel' sebelumnya di Kota Gaza. Kabar tersebut disampaikan sumber medis kepada Quds News Network.

Salah satu korban adalah Sarah Abu Jiab, mahasiswi kedokteran asal kamp pengungsi Al-Shati. Ia meninggal akibat luka parah yang dideritanya ketika pasukan pendudukan 'Israel' membombardir kampus Universitas Islam di Gaza beberapa hari sebelumnya.

Sumber medis juga mengumumkan meninggalnya Nabil Hamad. Ia sebelumnya terluka dalam serangan 'Israel' di kawasan Al-Balakhia, kamp pengungsi Al-Shati.

Kematian keduanya menyusul serangkaian serangan 'Israel' pada Kamis (5/11) yang menewaskan empat warga Palestina, termasuk seorang perempuan, serta melukai 11 lainnya di berbagai wilayah Jalur Gaza. Demikian menurut sumber medis dan setempat yang dikutip kantor berita Anadolu.

Di Gaza selatan, pasukan pendudukan Israel menembak mati seorang perempuan berusia 54 tahun yang diidentifikasi Anadolu sebagai Sheikh al-Eid. Ia ditembak ketika berada di dalam tendanya di kawasan Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis.

Menurut saksi mata, perempuan tersebut baru saja kembali dari Rumah Sakit Al-Amal setelah mengantar kepergian suami dan putrinya yang berangkat ke Mesir untuk menjalani pengobatan. Jenazahnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Nasser.

Di Gaza tengah, Abdul Rahim Walid Matar (27), gugur dalam serangan drone 'Israel' di sebelah barat Al-Zawaida. Seorang warga Palestina lainnya mengalami luka serius dalam serangan tersebut, menurut sumber medis di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa kepada Anadolu.

Saksi mata mengatakan drone itu menembakkan dua rudal ke sebuah tenda yang menjadi tempat berlindung warga Palestina yang mengungsi.

Anadolu juga melaporkan seorang pria lainnya tewas dalam serangan drone di dekat kantor pemerintah kota Al-Zawaida. Sementara itu, serangan drone Israel terhadap warga sipil di kamp pengungsi Al-Shati menewaskan seorang pria dan melukai dua lainnya.

Lima warga Palestina lainnya terluka dalam serangan drone terpisah yang menargetkan warga sipil di Jalan Al-Ishreen, kamp pengungsi Nuseirat.

Di Kota Gaza, sebuah drone 'Israel' menyerang satu unit apartemen di kawasan Al-Karama, barat laut kota tersebut. Seorang warga Palestina mengalami luka sedang, menurut sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa.

Kapal-kapal perang 'Israel' juga melepaskan tembakan senapan mesin dan peluru ke arah pesisir Kota Gaza.

Di Gaza tengah, kendaraan militer 'Israel' melepaskan tembakan intensif di sekitar Masjid Hosni Al-Masdar, sebelah timur kamp pengungsi Al-Maghazi. Sebuah drone quadcopter juga menjatuhkan bom di kawasan tersebut. Tidak ada laporan korban luka dalam insiden itu.

Sementara itu, dua warga Palestina, termasuk seorang perempuan, terluka akibat tembakan kendaraan militer 'Israel' di wilayah utara dan timur Khan Younis, menurut sumber medis di Rumah Sakit Nasser.

Warga setempat juga melaporkan pasukan 'Israel' menghancurkan sejumlah rumah dan bangunan sipil di sebelah timur Khan Younis. Dua ledakan besar terdengar di kawasan tersebut.

Kementerian Kesehatan Gaza pada Kamis menyatakan bahwa sejak gencatan senjata pada Oktober 2025, sebanyak 1.602 warga Palestina gugur dan 5.799 lainnya terluka akibat serangan 'Israel'. Dalam periode yang sama, sebanyak 847 jenazah telah ditemukan.

Berdasarkan data kumulatif kementerian, jumlah warga Palestina yang tewas sejak dimulainya genosida 'Israel' pada 7 Oktober 2023 mencapai 74.618 orang, sementara 175.925 lainnya terluka.

Angka tersebut merupakan data hingga Kamis (5/11) dan belum mencakup dua korban yang dilaporkan meninggal pada Jumat (6/11) pagi. (zarahamala/arrahmah.id)