MINNEAPOLIS (Arrahmah.id) -- Aksi demonstrasi aktivis sayap kanan Jake Lang di depan Balai Kota Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, Sabtu (22/8/2026), berubah menjadi kericuhan setelah seorang demonstran mengenakan kostum Spiderman melompat ke kendaraan Lang dan menyerangnya secara fisik. Lang merupakan aktivis sayap kanan yang sebelumnya menjadi sorotan karena aksi pembakaran dan penistaan Al Quran serta provokasi anti-Muslim.
Dilansir CNN (23/8/2026), kericuhan bermula ketika Lang bersama kelompoknya tiba di kawasan City Hall menggunakan kendaraan dan kemudian mengemudikan kendaraan tersebut melalui trotoar di tengah kerumunan massa tandingan. Menurut keterangan sementara Kepolisian Minneapolis, dua kendaraan bergerak perlahan melalui trotoar yang berdekatan dengan City Hall sebelum polisi turun tangan. Kondisi itu memicu konfrontasi antara kelompok Lang dan para demonstran yang menentang aksinya.
Di tengah situasi tersebut, pria yang mengenakan kostum Spiderman terlihat melompat ke bagian belakang truk yang ditumpangi Lang dan melayangkan pukulan ke arahnya. Rekaman yang beredar menunjukkan Spiderman kemudian ditarik menjauh dari kendaraan. New York Post juga mempublikasikan rekaman yang memperlihatkan sosok berkostum Spiderman menerjang Lang ketika bentrokan pecah di lokasi demonstrasi.
Kepala Polisi Interim Minneapolis Bill Peterson mengatakan kendaraan kelompok Lang secara tiba-tiba memasuki trotoar yang dipenuhi massa.
“Kedua kendaraan secara tak terduga dan tiba-tiba melaju ke trotoar di sebelah City Hall, bergerak ke arah timur dengan kecepatan sangat lambat melalui kerumunan,” kata Peterson dalam konferensi pers setelah kejadian. Polisi kemudian menangkap Lang dan sejumlah orang lainnya karena dugaan keterlibatan dalam kerusuhan.
Bring Me The News melaporkan bahwa lebih dari 100 demonstran tandingan sudah berada di sekitar City Hall ketika kelompok Lang datang, sedangkan jumlah orang yang mengikuti aksi Lang jauh lebih sedikit. Situasi semakin tegang setelah kendaraan kelompok tersebut masuk ke area massa. Para demonstran melemparkan berbagai benda, termasuk balon berisi air dan botol, sementara seorang pria yang mengenakan pakaian seperti aparat keamanan dilaporkan menyemprotkan semprotan merica ke arah massa.
Lang kemudian meninggalkan lokasi dan ditangkap polisi. Bring Me The News melaporkan bahwa Lang ditahan di Hennepin County Jail dan menghadapi tuduhan terkait kerusuhan. Secara keseluruhan, polisi Minneapolis kemudian mengumumkan 11 orang ditangkap setelah bentrokan yang terjadi di sekitar City Hall.
Aksi tersebut kembali menempatkan Lang dalam sorotan karena rekam jejak provokasinya terhadap umat Islam. Pada Januari 2026, Lang pernah mengancam akan membakar Al Quran di tangga City Hall Minneapolis dalam sebuah aksi yang mengusung pesan anti-Muslim dan anti-Somalia. Rencana tersebut memicu aksi tandingan besar dan berujung pada Lang dikejar keluar dari kawasan tersebut. The Guardian melaporkan bahwa ketika itu Lang mengatakan di media sosial bahwa ia bermaksud membakar Al Quran, meskipun tidak jelas apakah rencana tersebut benar-benar dilakukan.
Beberapa bulan kemudian, Lang kembali terlibat dalam aksi yang berkaitan dengan pembakaran Al Quran di Michigan. Arab American News melaporkan bahwa pada Mei 2026 Lang berulang kali berusaha membakar salinan Al Quran di wilayah Dearborn dan Hamtramck, yang memicu ketegangan dengan masyarakat Muslim setempat. Laporan lain menyebut Lang mengklaim telah membakar Al Quran di depan Islamic Center of America di Dearborn.
Rekam jejak tersebut menjadi konteks penting dalam memahami mengapa demonstrasi Lang di Minneapolis kembali mendapatkan perlawanan dari kelompok masyarakat. Associated Press sebelumnya melaporkan bahwa aksi Lang di Minneapolis pada Januari juga dihadapi ratusan demonstran tandingan yang menolak pesan anti-Islam dan anti-imigran yang dibawanya.
Namun, identitas pria yang mengenakan kostum Spiderman dalam bentrokan terbaru tersebut belum dipastikan secara resmi. Minnesota Star Tribune melaporkan bahwa pria berkostum Spiderman tersebut juga ditangkap polisi setelah terlibat dalam perkelahian dengan Lang. Pria tersebut kemudian memberikan versinya mengenai kejadian melalui halaman penggalangan dana dan menuduh polisi lebih berfokus mengamankan Lang daripada menangani situasi di lokasi. (hanoum/arrahmah.id)
