Memuat...

Para Dokter Suriah di Turki Membentuk Asosiasi untuk Mendukung Pemulihan Layanan Kesehatan di Suriah

Hanin Mazaya
Ahad, 8 November 2026 / 29 Jumadilawal 1448 09:56
Para Dokter Suriah di Turki Membentuk Asosiasi untuk Mendukung Pemulihan Layanan Kesehatan di Suriah
Para dokter dan tenaga medis menghadiri konferensi pendirian Asosiasi Dokter Suriah di Türki yang berlangsung di Universitas Ibn Haldun, Istanbul, pada 7 November 2026. (Foto: SANA)

ISTANBUL (Arrahmah.id) - Para dokter Suriah yang bekerja di Turki telah membentuk sebuah asosiasi profesional yang bertujuan untuk menghimpun keahlian medis, memperluas kesempatan pelatihan, serta mendukung upaya pembangunan kembali sistem layanan kesehatan Suriah.

Asosiasi Dokter Suriah di Turki (Syrian Doctors Association in Türkiye) menggelar konferensi pendiriannya pada Sabtu (7/11/2026) di Universitas Ibn Haldun, Istanbul, dengan mengusung tema “Membangun Bersama, Menciptakan Dampak.” Acara ini mempertemukan para pejabat Suriah, akademisi Turki, tenaga medis profesional, serta perwakilan dari berbagai institusi layanan kesehatan.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Asisten Menteri Kesehatan Suriah, Dr. Hussein al-Khatib; Bilal Erdogan—putra Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sekaligus Ketua Dewan Pembina Universitas Ibn Haldun; Duta Besar Suriah untuk Turki, Fadi al-Qassem; serta Konsul Jenderal Suriah di Istanbul, Dr. Khaled al-Hindawi, lansir SANA.

Peserta lainnya mencakup para pejabat senior Kementerian Kesehatan Suriah, anggota Majelis Rakyat, perwakilan dari berbagai asosiasi medis, serta sejumlah dokter dan akademisi asal Suriah.

Menghubungkan keahlian medis Suriah di luar negeri dengan rumah sakit di tanah air

Al-Khatib mengatakan kepada SANA bahwa pembentukan asosiasi ini merupakan langkah penting untuk menyatukan para dokter Suriah di Turki dalam sebuah kerangka kerja profesional yang mampu mentransfer pengetahuan dan keahlian medis ke Suriah.

Ia menuturkan bahwa asosiasi tersebut akan berfungsi sebagai jembatan antara tenaga medis Suriah yang bekerja di Turki dengan institusi layanan kesehatan di Suriah, guna mendukung upaya peningkatan layanan medis serta memperkuat sektor kesehatan di negara tersebut.

Al-Khatib juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Turki terhadap rakyat Suriah selama tahun-tahun revolusi Suriah hingga saat ini, khususnya di bidang pendidikan kedokteran dan pelatihan profesional.

Ia berharap para dokter Suriah yang menempuh pendidikan dan pelatihan di Turki dapat menyumbangkan keahlian mereka untuk membangun kembali sistem kesehatan Suriah.

Pelatihan medis dan rencana transplantasi hati

Dr. Adel al-Saeedi, ketua Asosiasi Dokter Suriah di Turki, mengungkapkan bahwa konferensi pendirian asosiasi ini dilakukan setelah melalui persiapan selama hampir satu tahun, termasuk pertemuan-pertemuan pendahuluan di 12 kota di Turki yang memiliki komunitas dokter Suriah dalam jumlah besar.

Rangkaian persiapan tersebut memuncak pada sebuah pertemuan di Istanbul yang dihadiri oleh lebih dari 150 dokter, di mana asosiasi memaparkan visi, tujuan, serta rencana proyek-proyek yang akan dilaksanakan.

Al-Saeedi mengatakan salah satu inisiatif utama asosiasi tersebut adalah program pelatihan medis di dalam wilayah Suriah, yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan para dokter berpengalaman dari Turki.

Program ini nantinya akan dilanjutkan dengan kesempatan pelatihan tingkat lanjut bagi dokter-dokter Suriah terpilih di berbagai rumah sakit di Turki, dengan sertifikat yang diakui oleh kementerian kesehatan dari kedua negara, ujarnya.

Asosiasi ini juga tengah mengerjakan proyek untuk mendirikan unit transplantasi hati terintegrasi pertama di Suriah, yang dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan serta otoritas terkait lainnya.

Al-Saeedi menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kebutuhan pasien Suriah untuk pergi ke luar negeri guna menjalani prosedur transplantasi hati, dengan cara mentransfer keahlian dari para spesialis Suriah yang bekerja di berbagai rumah sakit besar di Turki.

Membangun kemitraan profesional

Asosiasi yang baru dibentuk ini bertujuan untuk menyediakan jejaring profesional bagi para dokter Suriah di Turki, mendorong kerja sama ilmiah serta pertukaran pengetahuan, dan mendukung berbagai inisiatif medis maupun kemanusiaan.

Selain itu, asosiasi ini juga berupaya memperkuat hubungan dengan institusi kesehatan dan akademis, baik di Suriah maupun di luar negeri, guna menciptakan peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan medis, pelatihan, dan layanan kesehatan khusus.

Konferensi pendirian ini menghadirkan presentasi pengantar serta diskusi panel mengenai tujuan asosiasi, proyek-proyek masa depan, dan berbagai cara untuk memperluas kemitraan di antara para profesional medis asal Suriah.

Konferensi tersebut diselenggarakan dengan dukungan dari sejumlah sponsor, termasuk produsen benang bedah GMD beserta agennya di Suriah, Kaboul Trading Establishment, sebagai sponsor emas, serta Al-Sultan Sweets sebagai sponsor perak. (haninmazaya/arrahmah.id)