KABUL (Arrahmah.id) - Dua pejabat tinggi keamanan dari Turki dan Qatar telah bertemu dengan para pejabat senior Imarah Islam dalam kunjungan ke Kabul dan Kandahar.
Ibrahim Kalin, kepala Organisasi Intelijen Nasional Turki, dan Hamad Khamis Al-Kubaisi, wakil sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional Qatar, mengadakan pertemuan terpisah dengan menteri pertahanan, menteri dalam negeri, wakil perdana menteri urusan ekonomi, kepala intelijen, dan beberapa pejabat Imarah Islam lainnya.
Diskusi mereka berfokus pada perluasan hubungan dengan Afghanistan, kerja sama keamanan, dan upaya pemberantasan narkoba.
Mereka juga membahas peningkatan keterlibatan dan peran konstruktif Afghanistan dalam komunitas internasional, koordinasi antara kementerian dalam negeri dan pertahanan Afghanistan dengan Turki serta Qatar, dan sejumlah isu regional, lansir Tolo News (17/9/2026).
Sediqullah Nusrat, juru bicara Kementerian Pertahanan, mengatakan: "Kedua belah pihak membahas perluasan hubungan antara Turki dan Afghanistan, isu-isu pembangunan, dan masalah regional."
Media Turki melaporkan bahwa pejabat Turki tersebut juga melakukan perjalanan ke Kandahar, namun belum ada rincian mengenai kunjungan itu yang dilaporkan oleh pihak Imarah Islam.
Analis militer Yousuf Amin Zazi mengatakan: "Mereka mengadakan diskusi dengan sektor keamanan dan juga dikabarkan telah pergi ke Kandahar. Tujuannya berkaitan dengan isu keamanan di dalam negeri, kawasan, dan dunia. Diskusi tersebut membahas tentang kontra-terorisme. Mungkin kawasan dan komunitas internasional telah memutuskan bahwa tindakan harus diambil untuk melawan terorisme."
Analis politik Aziz Stanikzai mengatakan: "Kunjungan mereka bukan bersifat ekonomi ataupun politik; melainkan terkait dengan keamanan dan intelijen. Menurut saya, hal yang diinginkan Qatar dari Afghanistan adalah perjuangan melawan ekstremisme."
Ini adalah kali pertama dua pejabat tinggi keamanan dari Turki dan Qatar melakukan perjalanan ke Afghanistan. Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengunjungi Kandahar dan bertemu dengan pemimpin Imarah Islam.
Mereka membahas diakhirinya isolasi internasional terhadap Afghanistan, pencabutan pembatasan pendidikan dan pekerjaan bagi perempuan, serta upaya kontra-terorisme. (haninmazaya/arrahmah.id)
