KABUL (Arrahmah.id) - Thomas Frellesen, Utusan Khusus Uni Eropa untuk Afghanistan, telah bertemu dengan Amir Khan Muttaqi, Menteri Luar Negeri Imarah Islam Afghanistan, sebagai bagian dari rangkaian pertemuan berkelanjutannya dengan para pejabat Imarah Islam.
Keduanya membahas isu-isu keamanan, kemanusiaan, dan politik.
Zia Ahmad Takal, Kepala Humas Kementerian Luar Negeri, mengatakan: "Utusan Khusus UE menegaskan bahwa posisi resmi Uni Eropa adalah mendukung keamanan di Afghanistan serta upaya pemberantasan narkotika, dan bahwa ia akan berupaya memperluas kerja sama di berbagai bidang."
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri, Muttaqi mengatakan dalam pertemuan tersebut bahwa masyarakat internasional belum memberikan bantuan yang memadai untuk mendukung mata pencaharian alternatif bagi para petani atau mempertahankan pencapaian Afghanistan dalam pemberantasan narkotika, lansir Tolo News (14/10/2026).
Abdul Zuhoor Zaheer, seorang analis politik, mengatakan: "Mereka harus melakukan upaya sungguh-sungguh dan memberikan bantuan untuk membantu pemberantasan narkotika, mengatasi tantangan yang dihadapi para migran yang kembali, serta memperkuat hubungan politik dan diplomatik dengan Afghanistan."
Gul Mohammaduddin Mohammadi, analis politik lainnya, mengatakan: "Produksi narkoba di Afghanistan telah ditekan hingga nol, sehingga masyarakat internasional seharusnya bekerja sama dengan Afghanistan dalam menyediakan mata pencaharian alternatif."
Kemarin, Utusan Khusus UE untuk Afghanistan juga bertemu dengan Menteri Dalam Negeri. Keduanya membahas hubungan antara Afghanistan dan Uni Eropa, situasi keamanan Afghanistan, stabilitas kawasan, serta upaya pemberantasan narkotika.
Pertemuan-pertemuan ini berlangsung setelah Kaja Kallas, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, sebelumnya menyatakan bahwa meskipun UE tidak mengakui Imarah Islam, UE tetap berkomitmen untuk mendukung rakyat Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)
